Menlu Iran Sebut Selat Hormuz Tetutup Hanya untuk Kapal Musuh

- Editor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi (Foto: Irannews)

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi (Foto: Irannews)

TEHERAH, Mediakarya – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa sejauh ini, Selat Hormuz tidak tertutup, terutama untuk negara-negara sahabat. Namun demikian penutupan Selat Hormuz hanya diperuntukan bagi kapal AS dan Israel.

Pernyataan itu dikemukakan Menlu Iran saat berbicara dalam sebuah wawancara di sela-sela KTT Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi.

Menurut Araghchi bahwa Selat Hormuz terbuka untuk transit kapal-kapal milik negara-negara sahabat.

“Kapal-kapal milik negara-negara sahabat dan negara-negara lain hanya diharuskan untuk berkoordinasi dengan angkatan bersenjata Iran untuk menghindari kemungkinan hambatan dan untuk mendapatkan jalur yang aman,” ujarnya.

Dalam beberapa hari terakhir, banyak kapal telah melintasi selat ini dengan bantuan angkatan laut kami, dan proses ini akan terus berlanjut.

Baca Juga:  Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak

“Satu-satunya solusi adalah penghentian total perang agresif ini, dan setelah itu, kami akan memastikan bahwa jalur aman dijamin untuk setiap kapal,” katanya.

“Tidak ada solusi militer, dan saya pikir Amerika Serikat harus memahami kenyataan ini. Mereka telah menguji kami setidaknya dua kali dan sekarang telah menyimpulkan bahwa tidak ada solusi militer,” imbuh dia.

Araghchi menegaskan, AS dan Israel tidak dapat mencapai tujuan melalui tindakan militer.  “Akan tetapi jika mereka menempuh jalur diplomasi, situasinya akan berbeda,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana
Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi
Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Banyak ‘Gus’ Terseret Korupsi, LPKAN Minta Gelar Dicopot Jika Masuk Pemerintahan
Insannul Kamil Tinjau Wind Tunnel Terbesar di Tiongkok, Dorong Transfer Teknologi untuk Industri Konstruksi RI
Kabar Duka, Politiso PDIP dan Seniman Besar Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
Desak Trah Soeharto Selamatkan Golkar, GNK: Jika Dibiarkan Bisa Jadi Partai Gurem Seperti PPP

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Selasa, 29 September 2026 - 15:51 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 00:28 WIB

Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Senin, 28 September 2026 - 11:49 WIB

Banyak ‘Gus’ Terseret Korupsi, LPKAN Minta Gelar Dicopot Jika Masuk Pemerintahan

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Nasional

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:34 WIB

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda

Nasional

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:29 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Nasional

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:21 WIB