Ketidakhadiran Pimpinan BUMD Pada Momen Hari Lahir Pancasila Menuai Kritik Publik

- Editor

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

KOTA BEKASI, Mediakarya – Ketidakhadiran sejumlah pimpinan BUMD pada momen upacara Hari Lahir Pancasila di kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, disayangkan oleh Pakar komunikasi politik dan kebijakan publik, Dr. Adi Suparto. Menurutnya, tindakan itu patut mendapat perhatian serius.

“Hari Lahir Pancasila bukanlah acara seremonial biasa, melainkan momen sakral bagi seluruh elemen bangsa untuk mengingat kembali dasar dan ideologi negara,” ujar Dr. Adi Suparto ketika dihubungi awak media, pada Selasa 2 Juni 2026.

Ia menambahkan, Ketidakhadiran para pemimpin BUMD dalam acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota selaku induk dan pembina, bukan sekadar masalah kehadiran fisik, tetapi mencerminkan adanya masalah pemahaman, koordinasi, hingga etika pemerintahan yang serius.

“Sebagai BUMD, kedudukan dan eksistensi perusahaan itu sendiri lahir dari keputusan dan modal pemerintah daerah. Seharusnya, kehadiran dalam momen kenegaraan seperti ini menjadi prioritas utama, bukan sekadar pilihan,” imbuhnya.

Ketidakhadiran ini, menurut Dr. Adi, menimbulkan persepsi publik bahwa ada pemisahan atau jarak antara BUMD dengan kebijakan dan jiwa pemerintahan daerah, padahal keduanya harus berjalan satu irama untuk kepentingan masyarakat Bekasi.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa perlu ada evaluasi menyeluruh, bukan sekadar teguran lisan. Pemerintah Kota perlu mengagendakan pertemuan khusus dengan seluruh pimpinan BUMD untuk menegaskan kembali bahwa kehadiran pada acara kenegaraan dan acara resmi pemerintah adalah kewajiban moral dan kewajiban jabatan, yang masuk dalam penilaian kinerja kepemimpinan mereka.

Baca Juga:  BPKN RI Dukung Penuh Perpres Perlindungan Pekerja Ojol

Kembali Dr. Adi juga menilai dari norma organisasi dan prinsip kepemerintahan yang baik, sikap para Dirut tersebut tidak tepat, kurang santun, dan menyimpang dari asas hierarki serta kepatuhan jabatan.

“Dalam sistem pemerintahan daerah, BUMD merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam pelayanan publik dan pengelolaan aset daerah,” ungkap dia.

Hubungan antara Pemerintah Kota dengan BUMD adalah hubungan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian. Posisi Direksi BUMD tunduk pada kebijakan umum yang ditetapkan oleh Pemkot melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diwakili oleh Walikota atau pejabat yang ditunjuk.

Sikap tidak hadir tanpa alasan yang sah, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan, bertentangan dengan Asas Kepatuhan atau Kewajiban tunduk pada aturan dan undangan resmi pimpinan daerah.

– Asas Hierarki: Menghormati rantai komando dan struktur organisasi.

– Etika Jabatan: Menjunjung tinggi sopan santun dan kesetiaan pada institusi yang menaungi.(Mame).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum
Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot
Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana

Berita Terbaru