Antisipasi Tanggul Sungai Citarum Jebol, Pemkab Bekasi Tancapkan 3.000 Bambu

- Editor

Jumat, 8 Oktober 2021 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Cabangbungin Asep Buchori saat memantau kondisi tanggul Sungai Citarum.

Camat Cabangbungin Asep Buchori saat memantau kondisi tanggul Sungai Citarum.

BEKASI, Mediakarya – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengirimkan 3.000 batang bambu untuk menahan tanggul Sungai Citarum agar tidak jebol di Kampung Tapakserang RT05/03, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin.

Ribuan batang bambu tersebut untuk dijadikan tiang pancang sebagai antisipasi agar tanggul sungai di lokasi tersebut tidak jebol.

“Kami sudah membantu 3.000 bambu, karung dan 50 kawat bronjong,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bekasi, Henri Lincoln.

Henri mengatakan, bantuan tersebut sangat dibutuhkan agar kerusakan tanggul Sungai Citarum tidak semakin parah. Apalagi, wilayah Bekasi diprediksi akan memasuki musim hujan di akhir tahun ini.

“Kami sebenarnya hanya antisipasi saja tetapi koordinasi ada di dinas teknis,” katanya.

Baca Juga:  Universitas Bina Insani Bekasi Lakukan Penelitian Dan PKM MBKM 

Camat Cabangbungin Asep Buchori mengatakan, tanggul Sungai Citarum membutuhkan sedikitnya 10.000 batang bambu untuk menahan agar tanggul tidak jebol.

“Kami melakukan pemancangan sebanyak 5.000 bambu di sepanjang tanggul, tapi ternyata saya hitung ini harus membutuhkan 10.000 bambu lagi. Sehingga kami harus menunggu lagi,” katanya.

Selain bambu, bantuan lain yang diperlukan yakni tanah dari sektor 20. Tanah ini untuk merendam agar tanggul tidak jebol.

Karena tanggul Sungai Citarum dengan lebar 20 sentimeter dan panjang 700 meter di Cabangbungin Bekasi ini sangat berisiko dan rawan jebol ketika debit air Sungai Citarum tinggi saat memasuki musim hujan.
(Sgy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB