Buntut Karhutla 4 Bulan Tak Padam, Prabu Peduli Lingkungan Desak Raja Juli Antoni Mundur

- Editor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Foto: Ist)

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni diterjang badai desakan mundur. Sejumlah aktivis pediuli lingkungan secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto segera me-reshuffle politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Desakan keras itu meledak lantaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sudah berlangsung 3 hingga 4 bulan tak kunjung padam di Kalimantan dan Sumatera.

Sekjen Prabu Peduli Lingkungan, Rido Satrio, menuding Raja Juli Antoni gagal total dalam tata kelola hutan. Akibatnya, kerusakan hutan makin parah, bencana ekologis seperti banjir dan longsor melanda Sumatera, dan karhutla menjadi langganan tahunan yang tak pernah tuntas.

Menhut juga dinilai tidak konsisten dan plin-plan. Ia dituding menerbitkan izin yang bertentangan dengan rekomendasi daerah serta dinilai kurang memahami tata kelola kehutanan secara utuh.

“Kebakaran meluas di beberapa wilayah seperti Kalimantan dan Sumatera, dengan tantangan besar pada lahan gambut yang menyimpan bara api di bawah permukaan. Ini bukti nyata tata kelola hutan kita bobrok di bawah Raja Juli,” ujar Rido kepada Mediakarya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Baca Juga:  PKS TPST Bantargebang Akan Berakhir, Prabu Peduli Lingkungan Minta DKI dan Pemkot Bekasi Utamakan Rehabilitasi Lingkungan

Menanggapi kritik pedas dan desakan mundur yang membanjiri dirinya, Raja Juli Antoni menyatakan siap dievaluasi. Ia mengaku menghargai kritik dari publik maupun DPR sebagai vitamin untuk bekerja lebih keras.

“Saya siap dievaluasi dan menyerahkan keputusan jabatan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto,” klaim Raja Juli.

Raja Juli juga berdalih pemerintah pusat dan daerah tidak lepas tangan. Ia menyebut terus berempati kepada masyarakat terdampak serta mengerahkan berbagai upaya pemadaman darat dan udara bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, hingga uji coba penyemaian dry ice.

Namun bagi pegiat lingkungan, dalih pengerahan pasukan tak cukup. Hampir 4 bulan rakyat hidup dalam kepungan asap, ribuan warga ISPA, sekolah diliburkan, dan penerbangan terganggu.

“Jika tak mampu memadamkan api dan membenahi tata kelola, kami tegaskan sudah saatnya Raja Juli Antoni angkat kaki dari kursi Menteri Kehutanan,” tegas Rido. (Pri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja
Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z
Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk
Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua
Karhutla Ancam 288 Ribu Warga Kena ISPA, Pakar: Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Petani
Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Buntut Karhutla 4 Bulan Tak Padam, Prabu Peduli Lingkungan Desak Raja Juli Antoni Mundur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua

Berita Terbaru

Plt Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ahmad Taufik Husein (ist)

Hukum

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:22 WIB