Bahas Aset Daerah, Pj. Bupati Bekasi Temui Wali Kota Bekasi

- Editor

Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Meduakarya – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, berkunjung ke Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi dan diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, yang sedang berolahraga rutin bersama para pejabat lingkup Pemerintah Kota Bekasi.

Pertemuan tersebut sebagai ajang silaturahmi antar wilayah perbatasan Bekasi sekaligus membahas mengenai aset daerah mengenai lokasi yang masih berada di wilayah Kota Bekasi, namun kepemilikannya masih atas nama Kabupaten Bekasi. Karena pemisahan dari Bekasi menjadi Kota Bekasi terjadi pada tahun 1997 lalu.

Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, pada kesempatan tersebut berdiskusi bersama Wali Kota Bekasi. Ia mengungkapkan bahwa hal ini merupakan pertemuan awal sejak diangkat menjadi Pj. Bupati Bekasi selama 100 hari kerja.

Ia mengatakan, bahwa perbatasan-perbatasan di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang juga merupakan saudara erat yang telah terpisah, tapi secara budaya serta kultur masih erat dengan nama Bekasi.

“Ini pertemuan perdana saya sejak diangkat menjadi Pj. Bupati Bekasi dan yang perlu diingat adalah baik Kota dan Kabupaten Bekasi memiliki hubungan yang erat, baik secara kultur maupun budayanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Siloam Hospitals Sepanjangjaya Bekasi Ingatkan Kaum Adam Untuk Disunat

Pj. Bupati, Dani Ramdan, juga mengucapkan banyak terima kasih atas penerimaan dari Pemerintah Kota Bekasi dan berharap semakin erat hubungan yang terjalin antara Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas penerimaannya dan berharap bisa bersama-sama memajukan wilayah Bekasi karena masih dalam satu Provinsi di Jawa Barat,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi juga mengutarakan, bahwa mengenai pemisahan PDAM Tirta Bhagasasi yang menjadi misi dari kepemimpinan dari Rahmat Effendi dan Tri Adhianto.

“Karena di Kota Bekasi sudah memiliki PDAM Tirta Patriot, untuk itu, pembahasan mengenai aset-aset daerah di Kota Bekasi masih terus dilakukam karena masih terdapat status kepemilikan dari Kabupaten Bekasi,” paparnya.

“Sebenarnya Kota Bekasi tidak bisa meninggalkan sejarah dari Bekasi sendiri, karena banyak budaya dan kultur masih melekat. Jadi, segala sinergitas dan koordinasi sangatlah penting menjadi satu nama Bekasi,” sambungnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB