Dua Kader Golkar Ini Miliki Peran Penting Atas Suksesnya Penanganan Covid di Indonesia

- Editor

Rabu, 15 Desember 2021 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/net

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/net

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat komunikasi universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan
penanganan pandemi Covid-19 yang kian menuju tren positif dengan penurunan kasus konfirmasi, tidak bisa dipungkiri atas peran dua tokoh penting di bawah komando Presiden Joko Widodo.

Diantara keberhasilan itu, ada dua tokoh sentral pada penanganan pandemi Covid-19, yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, di mana keduanya adalah kader Partai Golkar.

“Saya pikir ketika Luhut Pandjaitan maupun Airlangga Hartarto berada dalam posisi strategis penanganan Covid-19, menurut saya itu sebagai menteri di bawah “panglima” Joko Widodo,” ujar Emrus, Selasa (14/12/2021).

Tetapi, kata Emrus, tidak salah juga jika kemudian Partai Golkar sebagai rumah dari dua menteri itu mendapat pujian sebagai bentuk komitmen konkret penanganan pandemi diantara partai politik lain di koalisi pemerintah.

Baca Juga:  PPKM Jawa-Bali Kembali Diperpanjang, Makan di Mal 60 Menit, 20 Tempat Wisata Dibuka

“Dua sosok ini adalah kader Golkar, artinya yang ingin saya katakan, dua kader Golkar yang ada di pemerintahan itu menunjukkan kinerjanya yang bagus,” terang Emrus seperti dikutip dari Rmol.

Bahkan, kata dia, peran penting Airlangga dan Luhut pada penanganan pandemi Covid-19 akan menjadi kredit positif bagi Partai Golkar mendapatkan simpati publik.

“Kenapa? karena tidak mungkin Luhut Padjaitan dan Airlangga Hartarto tidak melekat identitas Golkarnya di persepsi publik, karena publik tahu mereka adalah kader Golkar,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra
Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Dr. Adi Suparto (Foto:Ist)

Opini

Jangan Tunggu Daerah Bergolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:34 WIB

Ilustrasi (Foto:Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Soroti Klaim Ekonomi Membaik, Ekonom Senior Ini Ungkap Hasil Survei ISEI

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:51 WIB