Akibat Ancaman Varian Omicron, Ribuan Jadwal Penerbangan di AS Dibatalkan

- Editor

Senin, 3 Januari 2022 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya – Hingga pukul 8 malam, pada Minggu (2/1/2022) lebih dari 2.400 penerbangan kedatangan, keberangkatan dari atau di dalam Amerika Serikat dibatalkan.

Hal tersebut menyusul adanya cuaca buruk dan lonjakan kasus virus Corona yang disebabkan oleh varian Omicron.

Dilansir dari laman FlightAware.com, di mana antara maskapai dengan pembatalan terbanyak adalah SkyWest dan SouthWest, dengan masing-masing 510 dan 419 pembatalan, FlightAware menunjukkan.

Liburan Natal dan Tahun Baru biasanya merupakan waktu puncak untuk perjalanan udara, tetapi penyebaran cepat varian Omicron yang sangat menular telah menyebabkan peningkatan tajam infeksi Covid-19, memaksa maskapai penerbangan untuk membatalkan penerbangan karena pilot dan awak kabin dikarantina.

Badan-badan transportasi di seluruh Amerika Serikat juga menangguhkan atau mengurangi layanan karena kekurangan staf terkait virus corona.

Omicron telah membawa rekor jumlah kasus dan mengurangi perayaan Tahun Baru di sebagian besar dunia.

Baca Juga:  DPR Dorong Anak Muda Jadi New Content Creator

Meningkatnya kasus Covid di AS telah menyebabkan beberapa perusahaan mengubah rencana untuk menambah jumlah karyawan yang bekerja dari kantor mereka mulai Senin.

Otoritas AS mencatat setidaknya 346.869 virus corona baru pada Sabtu, berdasarkan data Reuters. Jumlah kematian AS dari Covid-19 naik setidaknya 377 menjadi 828.562.

Awak kabin maskapai penerbangan AS, pilot, dan staf pendukung enggan bekerja lembur selama liburan, meskipun ada tawaran insentif keuangan yang besar.

Banyak yang takut tertular Covid-19 dan enggan menghadapi kemungkinan berurusan dengan penumpang yang sulit diatur, kata beberapa serikat pekerja maskapai penerbangan.

Dikabarkan Antara, pada bulan-bulan sebelum liburan, maskapai mencoba meyakinkan karyawan untuk memastikan staf yang solid, setelah merumahkan atau memberhentikan ribuan selama 18 bulan terakhir karena pandemi membuat industri terseok-seok.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Iran Tetap Teguh Melawan Amerika dan Israel di PBB
Kapal Komersial Sitaan Koalisi Amerika Israel Dijual Iran
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:13 WIB

Kapal Komersial Sitaan Koalisi Amerika Israel Dijual Iran

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB