Ketum Relawan LGP Tidak Persoalkan Elektabilitas Puan

- Editor

Selasa, 25 Januari 2022 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Malaka Kiemas. (Foto: dok youtube bisikmamu)

Timur Malaka Kiemas. (Foto: dok youtube bisikmamu)

JAKARTA, Mediakarya  – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Timur Malaka Kiemas mengaku tak mau ambil pusing terkait dengan elektabilitas Ketua DPR RI Puan Maharani yang belum juga naik.

Menurut Timur, meski survei salah satu indikator untuk mengukur popularitas dan elektabilitas Capres namun dirinya meyakini bahwa dengan kinerja yang nyata dan dukungan kader partai terhadap sosok cucu Soekarno itu elektabilitasnya bakal naik.

Timur mengatakan, dari sejumlah lembaga survei merilis bahwa PDI-P menempati urutan pertama. Hal itu kata Timur setidaknya dapat menjadi modal Puan Maharani untuk maju pada Pilpres mendatang.

“Selama ini yang dijadikan barometer elektabilitas adalah survei, dan hampir semua lembaga survei menempatkan PDI-P di urutan teratas. Sementara terkait siapa yang berhak maju pada Pilpres tentunya hal itu hak prerogatif Ibu Ketum Megawati Soekarno Putri,” jelas Timur kepada Mediakarya, Selasa (25/1/2020).

Meski demikian, Ketua Umum Relawan Laskar Ganjar Puan (LGP) ini optimis bahwa pada Pilpres 2024 mendatang PDI-P bisa mengusung pasangan Capres dan Cawapres yang diusung dari kader sendiri.

Baca Juga:  PDIP Ancam Bakal Beberkan Skandal Korupsi Sejumlah Pejabat Negara

“Kita ketahui bahwa Pak Ganjar elektabilitasnya terus meroket dibanding dengan sosok lain. Nah bila dua tokoh kader PDI-P yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani dapat dipasangkan maka saya prediksi elektabilitas keduanya secara otomatis akan terdongkrak,” pungkasnya.

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDI-P Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan jangan memilih calon presiden (capres) berdasarkan hasil survei.

Bahkan Bambang menyebut bila memilih capres berdasarkan survei bisa keliru.

“Kalian itu janganlah memilih seorang pemimpin atas dasar survei. Ini aku berbeda nih. Kalau kamu mau memilih pemimpin atas dasar survei, kamu nanti keliru, kamu ditipu dengan persepsimu,” kata Bambang yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Tengah baru-baru ini.

Bambang menyebut dalam memilih calon pemimpin harus melihat rekam jejak. Ia pun mengibaratkan rekam jejak itu kapasitas mesin alias cubicle centimeter (cc).

Saat ditanya soal capres PDIP, Bambang menyebut hal itu merupakan kewenangan dari Ketua Umum PDIP Megawai Sukarnoputri. Menurutnya, hingga saat ini Megawati belum menentukan capres yang bakal diusung dalam Pilpres 2024.**

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira
Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter
Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026
Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:38 WIB

PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:13 WIB

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Ekonomi & Bisnis

Kebocoran Devisa Terbongkar: Mengubah Peta Hubungan RI-Singapura 

Selasa, 4 Agu 2026 - 21:55 WIB

Warga berunjuk rasa di Kantor Kepala Desa Burangkeng dan mendesak BPD bertindak tegas terhadap Panitia Pilkades yang dinilai bekerja tidak profesional.

Daerah

BPD Bekukan Panitia Pilkades Burangkeng usai Didemo Warga

Selasa, 4 Agu 2026 - 21:45 WIB