Diduga Hina Habib Rizieq, Komika McDanny Dilaporkan ke Polisi

- Penulis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Baru-baru ini, beredar video viral di dunia maya yang menyoroti komika McDanny. Di video itu, McDanny tengah asyik membawakan sebuah acara hiburan dengan iringan musik. Saat McDanny hendak bicara, Disc Jockey (DJ) pun menghentikan musiknya. Lantas komedian 41 tahun itu berucap kata-kata yang disinyalir mengundang kontroversi.

“Sorry, sorry, baru minum bir di roots mah halal, lebih halal dari sabu,” tutur McDanny.

“Dan thank you banget buat cewek-cewek yang berkerudung disini. Elo asyik banget, kita ketemu di neraka,” tambahnya.

Setelah itu, McDanny lantas mengucapkan kata-kata yang diduga menghina Habib Rizieq. Kalimat tersebut lantas menuai reaksi dari segenap pendukung HRS.

Novel Bamukmin selaku kuasa hukum HRS juga menanggapi masalah tersebut. Diduga kuat pihaknya akan mengambil sikap terkait dugaan penghinaan yang menimpa kliennya.

Baca Juga:  Eddy Hiariej Memohon KPK Tunda Pemeriksaan Karena Sakit

“Saya sebagai kuasa hukum IB HRS jelas akan mengkomunikasikan dengan kuasa IB HRS untuk bisa mengambil sikap atas penghinaan tersebut,” ucap Novel saat dihubungi awak media baru-baru ini.

Benar saja, komedian dan presenter itu resmi dilaporkan ke Mapolrestabes Bandung, pada Selasa (19/10/2021) lalu. Laporan tersebut dilayangkan oleh seseorang yang diduga salah satu pendukung Habib Rizieq Shihab.

Sonny Chaniago selaku perwakilan pihak  pelapor menyebutkan tujuannya membuat laporan tersebut guna menghindari konflik ditengah masyarakat.

“Jangan sampai video ini menimbulkan konflik,” kepada rekan media.

Laporan tersebut juga dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo saat dikonfirmasi terpisah. Ia mengatakan bakal mengusut laporan yang masuk terkait dugaan penghinaan terhadap ulama.

Kabarnya, laporan tersebut tertuang pada nomor laporan STBP/335/X/2021/JBR/Polrestabes.

“Ada laporan, kita terima, pasti kita tindaklanjuti,” tutur Rudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ahli di PN Jakarta Utara: Tak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Ayah Ambil Anak
BPKN RI Apresiasi Kinerja Penegak Hukum Ungkap Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha
KPK Segera Limpahkan Kasus Suap DJBC, Siapa Jadi Tersangka Berikutnya?
Kasus Suap di Dirjen Bea Cukai Sudah Mengakar Sejak Lama, IAW Desak KPK Ungkap Aktor Intelektual
Diduga Gunakan DC untuk PSU, IAW Bakal Adukan Pemprov Papua ke Kejagung
Kasus Dugaan Suap Bea Cukai Rp40,5 Miliar Disorot, KPK Ditantang Bongkar Aktor Lama Pemain Besar 
Kasus Kekerasan Yang Libatkan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jalan Di Tempat
Kuasa Hukum Derek Prabu Maras Ajukan Permohonan Blokir 38 Aset SHM ke BPN Jakarta Selatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:34 WIB

Ahli di PN Jakarta Utara: Tak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Ayah Ambil Anak

Senin, 27 April 2026 - 05:24 WIB

BPKN RI Apresiasi Kinerja Penegak Hukum Ungkap Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Jumat, 24 April 2026 - 13:16 WIB

KPK Segera Limpahkan Kasus Suap DJBC, Siapa Jadi Tersangka Berikutnya?

Rabu, 22 April 2026 - 05:41 WIB

Kasus Suap di Dirjen Bea Cukai Sudah Mengakar Sejak Lama, IAW Desak KPK Ungkap Aktor Intelektual

Selasa, 21 April 2026 - 12:12 WIB

Diduga Gunakan DC untuk PSU, IAW Bakal Adukan Pemprov Papua ke Kejagung

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB