DPR Diminta Usulkan Lebih Dari Satu Perempuan Calon Anggota DKPP

- Penulis

Minggu, 5 Juni 2022 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemilu

Ilustrasi Pemilu

JAKARTA, Mediakarya – Maju Perempuan Indonesia (MPI) berharap agar perempuan diberi kesempatan lebih besar dalam menempati posisi sebagai anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Koordinator Maju Perempuan Indonesia, Lena Maryana, meminta agar DPR mengusulkan dua perempuan sebagai calon anggota DKPP.

“Khusus kepada DPR RI kami memohon bahwa ya kali ini berilah kesempatan yang lebih besar kepada perempuan. Mungkin dalam pikiran temen-temen di Komisi II satu sudah cukup dari tiga ya, saya berterima kasih kalau itu akan diakomodir satu dari yang kita usulkan, tetapi akan sangat-sangat bersyukur kalau DPR RI bisa mengusulkan lebih dari satu perempuan dari tiga yang diusulkan,” kata Lena diskusi daring bertajuk ‘Mengawal Keterwakilan Perempuan di Keanggotaan DKPP Periode 2022-2027’, Ahad (5/6/2022).

Menurut Lena keberadaan perempuan di dalam DKPP diperlukan agar penyelenggara pemilu berintegritas, serta memiliki independensi dalam rangka memastikan demokrasi yang berdasarkan aspirasi masyarakat bukan aspirasi para petinggi elit politik saja.

“Kalau perempuan berada disitu insya Allah penyelenggara pemilu akan bisa terjaga. Karena kasus-kasus etik yang dilakukan penyelenggara pemilu itu banyak sekali yang tidak berdasarkan gender sensitifitas, ada perselingkuhan, ada affair di belakang itu, ada kongkalikong di bawah meja, dan ada pembicaraan melanggar etika dan moral,” ungkapnya.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Valina Singka Subekti, juga mengusulkan agar DKPP periode 2022-2027 yang akan datang diisi oleh empat orang perempuan. Menurutnya akan sangat baik jika DKPP diisi banyak perempuan.

Baca Juga:  DKPP Berhentikan Anggota KPU Kaur Akibat Tindakan Asusila

“Saya melihat bagus banyak perempuan di sana sehingga mereka itu selain menegakkan etik yang saya sebutkan tadi, itu adalah mendidik membina penyelenggara pemilu kita ini supaya mereka itu bener-bener menjadi penyelenggara pemilu yang berintegritas, mandiri dan kredibel,” tuturnya, dikutip dari republika.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPR, Saan Mustopa, menegaskan DKPP memiliki peran penting dan strategis dalam menegakkkan etik penyelenggara pemilu. Karena itu Saan memastikan bahwa DPR bakal berupaya untuk mengkakomodir agar 30 persen keterwakilan perempuan di DKPP terpenuhi.

“DPR juga selalu mempertimbangkan, bukan hanya mempertimbangkan, tapi memperhatikan bahkan berusaha semaksimal mungkin di tengah tarikan-tarikan kepentingan politik yang ada di DPR, agar keterwakilan perempuan itu selalu ada,” kata Saan.

Sedangkan Wakil Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI), Hurriyah, menilai komitmen DPR saja belum cukup kuat untuk menjamin  keterwakilan perempuan di DKPP bisa diamankan. Sebab DPR belum pernah mengusulkan calon anggota DKPP perempuan sejak periode 2012.

“Jadi memang berat dan mudah mudahan DPR enggak bosen gitu mendengarkan kami terus menerus tanpa lelah bicara tentang keterwakilan ini,” ucap dia.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Kedewasaan Berpolitik, Pemimpin Yaman Bersatu Lewat Jalan Damai
PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal
Anggota Komisi III DPR RI: Reformasi Penegakan Hukum Suatu Keniscayaan
Reformasi Birokrasi: Dinamika dan Dialektikanya 
Jakarta Darurat Sampah, Mbak Yuke Berharap Partisipasi Seluruh Pihak Sukseskan Program Pemilahan Sampah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:16 WIB

Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:54 WIB

Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kedewasaan Berpolitik, Pemimpin Yaman Bersatu Lewat Jalan Damai

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:05 WIB

PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:39 WIB

Anggota Komisi III DPR RI: Reformasi Penegakan Hukum Suatu Keniscayaan

Berita Terbaru

Koperasi Desa Merah Putih  (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:16 WIB

ITPLN membuka peluang karier di Jepang bagi mahasiswa dan alumni teknik. (Foto: dok ITPLN)

Daerah

ITPLN Resmi Buka Jalan Karier Lulusan Teknik ke Jepang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB