Era Baru Dunia Digital Peluang Generasi Muda Hadirkan Solusi Bagi Bangsa

- Editor

Kamis, 19 Agustus 2021 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

webinar bertajuk Media Sosial dan Kreatifitas di Era Digital yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (19/8).

webinar bertajuk Media Sosial dan Kreatifitas di Era Digital yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (19/8).

JAKARTA, Media Karya- Aktivitas anak muda melalui media baru di era digital masa kini sangat berpeluang menghadirkan solusi atas permasalahan bangsa yang ada. Sementara itu, DPR dan pemerintah pemerintah sejauh ini terus berkomitmen untuk melakukan kebijakan percepatan transformasi digital melalui program perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital.

Demikian mengemuka dalam webinar bertajuk Media Sosial dan Kreatifitas di Era Digital yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (19/8).

Webinar via zoom yang  diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid, Guru Besar Universitas Sebelas Maret, Profesor Widodo Muktiyo dan Content Creator Budiawan.

“Komisi 1 DPR mendorong pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi cara bermedia sosial yang baik sehingga mampu menciptakan literasi digital masyarakat utamanya kalangan generasi muda,” kata Meutya Hafid.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengatakan jalangan generasi muda dan milenial memiliki peran strategis sebagai pelopor masyarakat digital di Indonesia. Hal ini dilihat dari mayoritas generasi Y atau milenial yang paling mendominasi sebagai pengguna media sosial dari total penduduk yang ada di Indonesia.

“Ini relate dengan laporan dari We Are Social pada 2021 yang mencatat rata-rata adopsi e-commerce secara global adalah 78,6 persen. Sementara ada 88,1 persen pengguna internet di Indonesia yang menggunakan layanan e-commerce untuk membeli produk. Dengan kata lain, presentase tersebut merupakan yang tertinggi di dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  DPR Setujui Penyesuaian Anggaran Kemendag 2022

Di tempat yang sama, Guru Besar Universitas Sebelas Maret, Profesor Widodo Muktiyo mengatakan kebhinekaan, baik secara kultural, geografis, keagamaan, politik dan ekonomi, merupakan potensi yang besar dan modalitas yang dimiliki Indonesia. Generasi milenial, lanjut Widodo, diharapkan mampu menjawab tantangan dalam perkembangan teknologi digital saat ini.

Widodo mengingatkan perlunya filter saat berinteraksi dengan masyarakat luas dalam ruang digital yang demikian pesat. Menurut dia, pemanfaatan kemajuan digital juga harus dikontekstualisasi sesuai dengan masyarakat dan nilai kebangsaan Indonesia.

“Jadikan pluralisme di Indonesia sebagai kekuatan untuk menghadapi dampak globalisasi yang mungkin negatif atau tidak cocok dengan bangsa kita. Mari berbagi informasi yang baik, benar, dan bermanfaat untuk membantu masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, content creator Budiawan mengatakan saat ini banyak platform digital untuk bisa membuat inovasi dan kreatifitas di media sosial. Meski begitu, Budiawan yang juga penyiar radio di Kota Medan itu mengingatkan bahwa konten yang sukses di media sosial adalah yang konsisten.

“Dalam hal ini pentingnya menentukan kapan kita harus mengupload konten agar ada disiplin dalam berkarya,” ujarnya.

Di samping itu, lanjut Budiawan, konten media sosial yang baik adalah konten yang butuh persiapan yang matang. “Termasuk juga berinteraksi dengan pengikut atau follower, ini supaya ada ikatan emosional agar mereka menanti postingan-postingan kita selanjutnya di media sosial,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Husein Salim Resmi Jabat Ketum PAW BPN Aptaksindo
Ekonom Senior Ini Dorong Gunernur BI Baru Tak Hanya Laksanakan Tugas Moneter
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Diduga Ada Tekanan dari Istana
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:47 WIB

Husein Salim Resmi Jabat Ketum PAW BPN Aptaksindo

Senin, 27 Juli 2026 - 14:51 WIB

Ekonom Senior Ini Dorong Gunernur BI Baru Tak Hanya Laksanakan Tugas Moneter

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB