Gelar KMHE 2024, Kemendikbudristek Wujudkan Inovasi dan Tanamkan Kesadaran Pentingnya Transportasi Ramah Lingkungan

- Penulis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Mengusung tema Hemat Energi Untuk Negeri, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, kembali menggelar Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2024.

Pada tahun ini, peserta KMHE akan dituntut untuk mewujudkan kendaraan hemat energi dalam dua kategori, yaitu Prototype dan Urban Concept. Ajang perlombaan tingkat nasional ini berlangsung di Sirkuit Carnaval Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, mulai 5 s.d. 10 Oktober 2024.

“Di era modern ini, perkembangan teknologi dan tuntutan keberlanjutan menjadi pilar penting dalam proses pembangunan nasional. Kendaraan hemat energi bukan hanya sekadar tren, melainkan kebutuhan yang harus diwujudkan. Ajang KMHE merupakan wujud nyata Kemendikbudristek dalam mewujudkan pilar penting tersebut,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek, Abdul Haris, dalam pembukaan KMHE tingkat nasional 2024, Senin (7/10/2024).

Abdul Haris mengungkapkan, ajang KMHE sangat relevan dengan tantangan di masa depan. Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya mendorong para mahasiswa untuk merancang dan membangun kendaraan dengan efisiensi bahan bakar yang tinggi, namun menanamkan kesadaran bahwa masa depan transportasi ada di tangan mereka.

“KMHE memiliki peran penting dalam mengembangkan minat, bakat, kreativitas, inovasi, dan berfikir kritis mahasiswa dalam melihat permasalahan di keseharian dalam berkehidupan tentang kendaraan hemat energi. Ajang ini sekaligus menjadi pembuktian atas karya kreatif dan inovatif mahasiswa sebagai hasil dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” ucapnya.

Menutup sambutannya, Abdul Haris berharap, semua inovasi yang dihasilkan dari ajang ini akan menjadi fondasi yang kuat dalam membangun ekosistem kendaraan hemat energi yang lebih luas di Indonesia, bahkan di tingkat dunia.

Baca Juga:  Pemerintah Perkuat Implementasi UU Ciptaker Pangkas Kendala Izin Usaha

“Selamat mengikuti kontes KMHE tingkat nasional 2024. Mari kita dukung bersama semangat dan berkolaborasi ini untuk menciptakan solusi yang membuat Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi pencipta teknologi yang mampu mengubah dunia,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyoroti tentang terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) tentang desain besar manajemen talenta nasional untuk tahun 2024 hingga 2045, pada 30 September 2024 lalu. Terkait hal tersebut, Puspresnas bersama unit kerja lainnya bergerak cepat menyusun Permendikbudristek mengenai manejemen talenta untuk peserta didik, guna memaksimalkan dan mengembangkan talenta peserta didik dalam bidang riset dan inovasi, seni budaya, dan olahraga.

“Ajang KMHE merupakan pengembangan talenta yang digagas Kemendikbudristek dalam bidang riset dan inovasi. Perlombaan ini sekaligus menjadi solusi untuk menjawab tantangan energi masa depan dan meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk mendukung upaya penghematan energi,” imbuh Irene.

Irene menyebut, KMHE 2024 telah melewati berbagai tahapan, pada tahap pendaftaran ajang ini diikuti oleh 736 peserta, 89 tim, 65 perguruan tinggi, dan 20 provinsi. Selanjutnya, sebanyak 477 peserta, 60 tim, 41 perguruan tinggi, dan 17 provinsi akan berlomba merebutkan juara KMHE tingkat nasional tahun 2024.

“Semoga ajang ini dapat memberikan manfaat positif kepada peserta didik dan menginspirasi masyarakat Indonesia dalam mewujudkan inovasi kendaraan yang ramah lingkungan. Selamat berkompetisi kepada seluruh peserta lomba, jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga, pembelajaran bersama, dan terus berproses mewujudkan karya terbaik untuk Indonesia,” pungkas Irene. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB