Hadapi Era Disrupsi Teknologi, Kemkominfo Bersama DPR Dorong Pemanfaatan TIK

- Editor

Minggu, 22 Agustus 2021 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar dengan tajuk “Ngobrol Bareng Legislator” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) bekerjasama dengan DPR RI dan Siberkreasi di Jakarta, Sabtu (21/8).

Webinar dengan tajuk “Ngobrol Bareng Legislator” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) bekerjasama dengan DPR RI dan Siberkreasi di Jakarta, Sabtu (21/8).

JAKARTA, Media Karya- Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di berbagai bidang tak terlepas dari perannya dalam membuat, menyimpan, menyampaikan, hingga menyebarkan informasi. Penggunaan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan smartphone pun turut membuat teknologi informasi kian dibutuhkan masyarakat luas.

Demikian mengemuka dalam webinar dengan tajuk “Ngobrol Bareng Legislator” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) bekerjasama dengan DPR RI dan Siberkreasi di Jakarta, Sabtu (21/8). Diskusi webinar yang diikuti oleh 150 peserta dari provinsi Jawa Timur yang mengusung tema Menuai Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi itu menghadirkan Anggota Komisi 1 DPR dari Fraksi PAN, Ahmad Rizki Sadig, Dirjren Aptika pada Kemkominfo, Semuel A Pangerapan dan pegiat sosial media, Tantra Aditya Sihombing sebagai narasumber.

Anggota Komisi 1 DPR dari Fraksi PAN Ahmad Rizky Sadig mengatakan dengan segala tantangan geografis Indonesia, perlahan tapi pasti, pemerintah bersama DPR terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan dan pemerataan akses digital.

“Kita harus menyadari bahwa wilayah Indonesia itu begitu luas dengan puluhan ribu pulau yang jangkauannya sangat susah dan kadang-kadang jaringan-jaringan internet masih susah terhubung. Dalam situasi seperti itu, pemerintah sudah berkomitmen untuk kemudian bersama-sama dengan DPR mendorong semaksimal mungkin upaya-upaya literasi digital kepada seluruh masyarakat. Salah satunya melalui webinar-webinar seperti ini,” ungkap anggota DPR RI dari dpil Kediri, Tulungagung dan Blitar itu.

Baca Juga:  Bertemu Ketua Parlemen Austria dan Vietnam, Puan Bicara Penanganan Covid-19

Meski begitu, politisi PAN itu menganggap bahwa yang perlu disyukuri di Indonesia saat ini adalah khususnya situasi pandemi telah mengakibatkan eskalasi penggunaan perangkat digital menjadi semakin meningkat. Kita tahu bahwa semua aktivitas sosial kita hampir semua dihubungkan dengan cara digital dikarenakan faktor pandemi yang masih belum jelas kapan berakhirnya”, lanjutnya.

Sementara itu, Semuel A Pangerapan selaku Direktur Jenderal Aplikasi Informatika menyampaikan bahwa era digital seperti saat ini menuntut berbagai pihak untuk melakukan kerja sama dalam mewujudkan agenda tranformasi digital di Indonesia. Hal ini guna mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara lebih maksimal.

“Kehadiran pandemi dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Teknologi sebagai bagian kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi. Untuk menghadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerja sama kita untuk mewujudkan agenda transformasi digital di Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan argumen Semuel, Milenial Pegiat Media Sosial, Tantra Aditya Sihombing dalam pemaparannya mengatakan semua kalangan harus meningkatkan produktivitas di era digital dengan cara memanfaatkan serta menggunakan media digital dengan bijak.

“Kolaborasi positif antara DPR, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menghadapi era disrupsi teknologi. Masyarakat harus semakin cakap dan bijak dalam memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi,” katanya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha
Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi
Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!

Rabu, 4 November 2026 - 05:13 WIB

Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi

Berita Terbaru