Harga Daging Sapi di Jatim Terus Merangkak Naik, Para Pedagang Ancam Mogok Massal

- Editor

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daging Sapi (Foto: Istimewa)

Daging Sapi (Foto: Istimewa)

SURABAYA, Mediakarya – Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur, mengeluhkan kenaikan harga daging sapi pasca Iduladha seiring terus meningkatnya harga sapi siap potong. Jika sebelum Iduladha dijual sekitar Rp130.000 per kilogram, kini harga daging segar mencapai Rp150.000 per kilogram.

Ketua PPSDS Jawa Timur, Muthowif, mengungkapkan, berdasarkan kordinasi dengan berapa pedagang di Jawa Timur, harga daging sapi segar terus mengalami  menyesuaikan harga sapi siap potong.

“Saat ini para pedagang memilih opsi menaikan harga. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi mogok secara nasional. Ada beberapa daerah siap melakukan mogok, seperti Sidoarjo, Malang, Lumajang, Gresik dan Surabaya terus melakukan kordinasi dan komunikasi untuk mogok nasional,” ujar Muthowif dalam keterangan tertulisnya kepada Mediakarya, Rabu (15/7/2026)

Menurutnya, harga daging di pasar tradisional tergantung dari kualitas dagingnya, jika kadar airnya tinggi, harga daging Rp135.000 per kilogram. Sedangkan harga daging yang super mencapai Rp150.000 harga daging yang biasa Rp140.000.

Di pasar becek (tradisional) harga daging sapi segar sangat bervariatif mulai dari harga Rp130.000 hingga Rp135.000, bahkan ada yang diharga Rp150.000.

“Harga tergantung dari kadar airnya, semakin banyak kandungan airnya maka makin murah harganya, begitu sebaliknya, jika kadar airnya semakin sedikit, maka harga daging semakin mahal harganya,” jelas Muthowif.

Baca Juga:  Kesal Harga Sapi Hidup Melambung, Mulai Besok Pedagang Daging Mogok Berjualan

“Sedangkan kondisi stok sapi siap potong di Jawa Timur terus mengalami kekurangan, kita bisa melihat dari kondisi di pasar sapi tradisional masing-masing kota dan kabupaten yang ada di Jawa Timur,” imbuhnya.

Muthowif juga menyebut kondisi sapi siap potong di pasar tradisional hewan di sejumah kota dan kabupaten mengalami penurunan penjualan sapi siap potong.

“Ini artinya sebagai pertanda jika di Jawa Timur itu tengah mengalami kekurangan stok sapi siap potong,”katanya.

Ia juga menilai jika pemerintah tidak melakukan perencanaan dan pengembangan yang strategis, kedepannya sapi siap potong di Jawa Timur bakal megalami kelangkaan.

Dia mengaku bahwa berkurangnya stok sapi siap potong di Jawa Timur, telah diprediksi sejak tahun 2012. Untuk itu dirinya berharap ada evaluasi dari seluruh program swasembada daging, dari pihak ketiga.

“Kami berharap ada evaluasi dari seluruh program swasembada daging baik itu program pemerintah pusat maupun provinsi. Kemudian membuat perencanaan strategis dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing
Dugaan Keterlibatan Misbakhun dan Kerugian Triliunan Rupiah dari Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Kamis, 17 September 2026 - 23:17 WIB

Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB