Menlu Iran Tegaskan Rezim Zionis Israel Penghalang Utama Gencatan Senjata

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi (Foto: Irannews)

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi (Foto: Irannews)

Teheran, Media Karya | Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Israel secara aktif menyabotase upaya diplomasi dengan Amerika Serikat. Dia menyebut Zionis sebagai penghalang utama bagi tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang langgeng dengan AS. Pernyataan itu dilaporkan kantor berita IRNA. “Rezim Zionis adalah dan tetap menjadi penentang serta penghalang terbesar bagi pelaksanaan nota kesepahaman tersebut. Mereka mengerahkan segala upaya untuk mencegah tercapainya kesepakatan itu, menggagalkan kesepakatan tersebut, dan menghalangi pelaksanaannya,” ujarnya.

Araghchi menambahkan tuntutan Trump agar Iran melakukan “penyerahan diri tanpa syarat” tidak terwujud, karena Teheran pada akhirnya menerima gencatan senjata dan melakukan negosiasi dengan AS berdasarkan ketentuan mereka sendiri.

Menurut laporan tersebut, Araghchi mengatakan pihak-pihak yang sebelumnya “menginginkan penyerahan diri tanpa syarat, tak lama setelah perang dimulai, justru memohon-mohon untuk bernegosiasi.” “Kamilah yang menyatakan tidak akan menerima gencatan senjata dan melanjutkan perang hingga mencapai titik di mana mereka akhirnya menerima gencatan senjata serta negosiasi sesuai dengan ketentuan Iran,” katanya.

Baca Juga:  Demi Sesuap Nasi, Asisten Profesor Ini Rela Jadi Kuli Bangunan

Sementara itu, Ketua Parlemen sekaligus negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dijadwalkan tiba di Baghdad pada hari Rabu untuk memimpin delegasi tingkat tinggi dalam pembicaraan dengan para pemimpin Irak mengenai perkembangan kawasan dan kerja sama bilateral strategis, menurut laporan media pemerintah.

Pembahasan tersebut akan mencakup bidang-bidang utama seperti keamanan perbatasan, inisiatif kontra-terorisme, perluasan kemitraan ekonomi, dan pelaksanaan kesepakatan yang sudah ada. Menurut media Irak, agenda pertemuan tersebut juga diperkirakan akan mencakup usulan terkait ekspor minyak Irak melalui Selat Hormuz.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rektor Ubhara Jaya Raih Global Leadership Award in Security Based Higher Education
Iran Tolak Mentah Mentah Proposal Gencatan Senjata AS Tujuh Hari Buka Selat Hormuz
Pesawat Iran Disita Turki Diminta Bayar Hutang 60 Miliar Rupiah
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Iran Tetap Teguh Melawan Amerika dan Israel di PBB
Kapal Komersial Sitaan Koalisi Amerika Israel Dijual Iran
Presiden Iran Serukan Persatuan Islam Larang Negara Muslim Jadi Pangkalan Militer AS
Garda Revolusi Iran IRGC Hadiahkan Rp177 Miliar Untuk Kepala Barron Trump

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Rektor Ubhara Jaya Raih Global Leadership Award in Security Based Higher Education

Rabu, 30 September 2026 - 09:17 WIB

Iran Tolak Mentah Mentah Proposal Gencatan Senjata AS Tujuh Hari Buka Selat Hormuz

Rabu, 30 September 2026 - 09:05 WIB

Pesawat Iran Disita Turki Diminta Bayar Hutang 60 Miliar Rupiah

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Rabu, 23 September 2026 - 11:23 WIB

Iran Tetap Teguh Melawan Amerika dan Israel di PBB

Berita Terbaru