Karang Taruna Kecamatan Setu Gelar Pesona untuk Lestarikan Budaya Bekasi

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BEKASI, Mediakarya – Karang Taruna Kecamatan Setu menggelar kegiatan Pentas Seni, Olahraga, dan Budaya (Pesona) Karang Taruna di Alun-Alun Ajarwana, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (31/8/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap warisan budaya Bekasi.

Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan beragam kegiatan yang menarik, antara lain senam sehat, bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, santunan anak yatim, penanaman pohon, serta pertunjukan tari topeng. Selain itu, acara juga menampilkan perlombaan seni beladiri yang memukau para pengunjung.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Setu, Edi Saipul, menekankan pentingnya melestarikan budaya di tengah tantangan zaman. Menurutnya, generasi muda, khususnya generasi Z, sudah banyak yang tidak mengenal budaya lokal.

“Karena generasi muda khususnya gen Z sudah banyak yang tidak mengenal budaya kita, jadi kita bangkitkan lagi agar para pemuda bisa tahu budaya kita, sehingga bisa melestarikan dan menjaganya,” ujar Saipul.

Baca Juga:  Tiga Polsek Dapat Apresiasi Dari Kapolrestro Bekasi Kota

Dia berharap budaya Bekasi dapat terus terjaga dengan baik melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. Dia juga mengharapkan agar Karang Taruna Kecamatan Setu dapat lebih kompak dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya warga setempat.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Kegiatan, Ardi. Dia menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk mengangkat kembali budaya dan kesenian Bekasi agar tetap bergema dan lestari di kalangan masyarakat.

Ardi juga menyoroti pentingnya memberikan wadah bagi seniman lokal untuk berkarya. Dalam acara tersebut, ditampilkan tari topeng dan pencak silat khas Bekasi yang melibatkan berbagai padepokan silat.

“Ada tari topeng dan pencak (silat) khas Bekasi. Jadi padepokan-padepokan silat yang ada kita rangkul, kita berikan wadah untuk bisa mengekspresikan dan kita harus bisa mengapresiasi mereka. Istilah Sunda mah, kita bisa guyub deui,” tutup Ardi. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya
Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente
SMPN 4 Tambun Selatan Raih Segudang Prestasi, dari Seni hingga Olahraga
Kendaraan Pengangkut Alat Berat Amblas, Proyek Balai Patriot Terganggu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas

Senin, 8 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta

Senin, 8 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:54 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya

Berita Terbaru