Ketum BMI: Terima Kasih STY

- Editor

Selasa, 7 Januari 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shin Tae Yong

Shin Tae Yong

JAKARTA, Mediakarya – Keputusan yang mengejutkan datang dari Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), yang telah memutuskan mencopot pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) dinilai terlalu tergesa-gesa.

Pasalnya laga round 3 melawan Bahrain, China ,Australia, dan Jepang hanya sisa 2 bulan lagi. Apakah ini keputusan yang tepat ya semoga saja itu benar benar tepat?

“Setelah apa yang sudah dibangun oleh STY dari 2020 – 2024 begitu lekat dan berakar. Pondasi Timnas di tangan STY sudah terlihat Mental,fisik, dan visi bermain terlihat jelas meningkat pesat. Banyak perubahan diciptakan oleh STY buat Timnas kesayangan kita,” ujar Ketua Umum Bola Mania Indonesia (BMI), Ibnu AS saat berbincang dengan wartawan, Selasa (7/1/2025).

Menurut Ibnu capaian yang mentereng dari Coach STY itu tidak membuat dirinya diperhatikan oleh PSSI. Transformasi sepakbola Indonesia adalah bagian sejarah yang didalamnya ada STY si Tangan Dingin dari negeri Gingseng.

“BMI menghormati keputusan PSSI untuk berpisah bersama STY, tetap respect kepada PSSI. Tapi apa iya bisa pengganti STY menjamin Skuad Garuda bisa Lolos ke World Cup 2026 yang menjadi mimpi semua mania bola Indonesia,” ujarnya lagi.

Baca Juga:  Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta

Kata Ibnu, STY dan Timnas jelas lebih besar Timnas. dari Coach manapun yang menukangi Timnas Indonesia. Sekalipun Pep Guardiola atau Sir Alex Ferguson yang menukangi Timnas .

“Ekosistem yang dibangun oleh Coach STY buat Timnas beliau masih layak dipertahankan oleh PSSI. Objektif dalam menilai jika kegagalan di piala AFF penyebab nya itu sangat tidak berlogika dengan menurunkan Skuad Muda Garuda itu sudah sangat tepat tanpa mengecilkan Piala AFF,” bebernya.

Lanjut Ibnu, karena kita fokus di World cup 2026 yang menjadi Mimpi kita bersama.

“Harapan BMI semoga Coach pengganti STY bisa segera beradaptasi walau nama-nama mewah nan mentereng yang datang sebab round 3 sudah dibulan Maret. Wajib 6 poin di Kandang, 2 poin di tandang,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik
Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI
Komisi III Pastikan RUU Perampasan Aset Tidak Dijadikan Alat Hukum Aparat
Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng
Komisi III Apresiasi Larangan Vape di Lingkungan Polri, Adang Daradjatun: Langkah Tegas Cegah Narkotika
Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:56 WIB

Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik

Jumat, 6 November 2026 - 17:12 WIB

Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI

Jumat, 6 November 2026 - 05:55 WIB

Komisi III Pastikan RUU Perampasan Aset Tidak Dijadikan Alat Hukum Aparat

Selasa, 3 November 2026 - 09:16 WIB

Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 06:53 WIB

Komisi III Apresiasi Larangan Vape di Lingkungan Polri, Adang Daradjatun: Langkah Tegas Cegah Narkotika

Berita Terbaru

Ilustrasi  (Foto: Ist)

Opini

Polri Milik Negara Bukan Milik Kekuasaan

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:37 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (Foto: dok. Fraksi Gerindra)

Headline

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:18 WIB