Komisi X DPR Pastikan Anggaran Pendidikan Tetap Terlindungi

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa anggaran pendidikan tidak akan terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintah. Ia optimistis Presiden Prabowo Subianto tetap berkomitmen menjaga anggaran pendidikan dan bantuan sosial (bansos) pendidikan.

Saat ini, pemerintah masih melakukan penghitungan efisiensi anggaran, khususnya untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Lalu Hadrian Irfani, yang akrab disapa Lalu Ari, menyampaikan bahwa Komisi X DPR RI telah bertemu dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang baru, Brian Yuliarto, yang menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Lalu Ari berharap Brian Yuliarto dapat memimpin Kemendikti Saintek dengan baik serta memastikan stabilitas internal kementerian agar tidak terjadi kendala dalam pelaksanaan program prioritas pendidikan.

“Kami berharap Mendikti Saintek dapat mengakomodasi seluruh pegawai dan tidak ada lagi persoalan internal yang bisa menghambat kinerja kementerian,” ujar Lalu Ari, Kamis (27/2/2025).

Ia menekankan bahwa Kemendikti Saintek memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan visi-misi Presiden Prabowo, terutama dalam melaksanakan program prioritas di bidang pendidikan tinggi. Oleh karena itu, ia meminta kementerian tetap fokus pada tujuan utama tanpa terganggu oleh hal-hal yang tidak relevan.

Terkait efisiensi anggaran, Lalu Ari menyebutkan bahwa kebijakan ini merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga:  Komisi I DPR Apresiasi Komitmen Presiden Jokowi Bantu Palestina

“Beberapa pos anggaran yang akan diefisiensi meliputi perjalanan dinas, workshop, bimbingan teknis (bimtek), acara seremonial, dan program lain yang sifatnya administratif,” ungkap Lalu Ari.

Namun, ia memastikan bahwa anggaran dasar pendidikan dan bansos pendidikan tetap aman, karena berperan penting dalam keberlanjutan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kami tegaskan bahwa anggaran pendidikan dan bansos pendidikan tidak akan dipotong,” tegasnya.

Sebelumnya, Kemendikti Saintek berpotensi mengalami pemangkasan anggaran hingga Rp14,3 triliun. Namun, setelah pembahasan dengan Komisi X DPR RI, pemangkasan berhasil ditekan menjadi sekitar Rp6 triliun.

“Kami telah melakukan kajian untuk memastikan program beasiswa, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), serta bantuan bagi perguruan tinggi swasta tetap terlindungi. Dari hasil pembahasan, disepakati bahwa pemotongan anggaran hanya sekitar Rp6 triliun,” jelasnya.

Angka tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Kemendikti Saintek dan Komisi X DPR RI yang nantinya akan diajukan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Lalu Ari menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan dan berkomitmen untuk tidak memangkas anggaran yang berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar pendidikan.

“Presiden Prabowo sangat berkomitmen terhadap kemajuan pendidikan dan memastikan anggaran pendidikan tetap terjaga,” pungkasnya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Gelar Patroli Wilayah, Satgas Damai Cartenz Dan Polres Nabire Perkuat Keamanan Wilayah
Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri
Umbu Kabunang Minta Propam Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Ririn Rifanto
Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT
Copot Sekjen Tanpa Melalui Rapat Pleno, Kader Senior Partai Golkar Ini Tuding Ketum AMPG Tidak Paham Organisasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:49 WIB

Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:50 WIB

Gelar Patroli Wilayah, Satgas Damai Cartenz Dan Polres Nabire Perkuat Keamanan Wilayah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WIB

Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB