LSM PMPR Indonesia Prihatin Banyak Kosmetik Tak Berizin BPOM

- Editor

Kamis, 3 Oktober 2024 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohimat, Ketua Umum Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI)

Rohimat, Ketua Umum Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI)

BANDUNG, Mediakarya – DPP LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) menyampaikan karangan bunga bertuliskan “Turut Prihatin atas Pembiaran Maraknya Penjualan Skincare dengan E-Tiket Biru”.

Ketua PMPRI Rohimat alias Kang Joker menyampaikan bahwa pengiriman karangan bunga tersebut sebagai bentuk kekecewaan serta keprihatinan masyarakat atas lemahnya kinerja BPOM terkait maraknya penjualan Skincare dengan e tiket biru.

Dengan beredarnya produk tersebut memicu ketidaknyamanan di masyarakat terutama bagi kaum perempuan yang menggunakan prodak prodak skincare.

“Sebab masyarakat khawatir jika skincare yang sudah dibeli maupun sudah dipergunakan itu menimbulkan efek samping yang fatal bagi kesehatan tubuh,” kata Kang Joker dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/10/2024).

Baca Juga:  PMPRI Minta Pemerintah Perbaiki Program MBG atau Dihentikan secara Permanen

Menurut dia, gerakan PMPR Indonesia dilandasi oleh UUD No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Serta Permenkes Tentang Kosmetika.

“Dalam hal ini kami akan menyikapi serius tentang peredaran Skincare dengan e tiket biru serta kami akan meminta kepada pemerintah yang berwenang untuk menutup pabrik Skincare yang tidak berizin dari BPOM serta penjualannya tidak berdasar pada aturan,” kata Kang Joker.

Joker juga menambahkan, bahwa selain menyoroti masalah penjualan, pihaknya juga akan menyelidiki pabrik pembuatan skincare tersebut baik dari segi pengolahan bahan ataupun limbahnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN
Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri
Kasus OTT Rektor Unsoed: Ketika Landasan Kompetensi Mahasiswa Dijadikan Ajang Transaksi
Kapolri: Menitipkan Pesan Sebelum Berpisah
Ditipu Hingga Puluhan Miliar, Jemaah Korban Hanania Travel Minta Negara Hadir Lindungi Rakyatnya
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
Kejari Indramayu Didesak Eksekusi Pengembalian Aset TPPU Panji Gumilang ke YPI

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:55 WIB

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Ketika Landasan Kompetensi Mahasiswa Dijadikan Ajang Transaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kapolri: Menitipkan Pesan Sebelum Berpisah

Berita Terbaru