Massa Aksi BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional dibokade Aparat Dekat Bunderan Hotel Indonesia

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MEDIAKARYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) menggelar demonstrasi dan menyampaikan delapan tuntutan, pada Selasa (18/08/2026) petang.

Hingga akhir demo, para mahasiswa tak berhasil mencapai tujuan lokasi aksi mereka di Bundaran Hotel Indonesia karena barisan aparat mengadang mereka sekitar satu kilometer dari Bundaran Hotel Indonesia.

Beberapa kali terdengar perintah polisi agar mahasiswa tidak memaksa maju.

Namun, para mahasiswa terus berjalan dan bergerak maju, sembari berorasi dan menyanyikan yel-yel “pembunuh, pembunuh, pembunuh”, disusul “buka, buka jalannya sekarang juga”.

“Tolak tolak MBG sekarang juga,” kata para mahasiswa yang mengenakan jaket kuning.

Dalam aksinya, mereka mengajukan delapan tuntutan yang terpampang dalam poster bergambar sindiran maupun kritikan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam demonstrasi kali ini, BEM UI dan FNM mengajukan delapan tuntutan:

1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.

2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.

5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP.

6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.

7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.

Para mahasiswa UI pun mempersoalkan apa yang mereka sebut sebagai “seremoni kenegaraan” menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada Senin (17/08/2026).

“Kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan? Kemerdekaan yang diperjuangkan pendiri bangsa 81 tahun lalu?” kata Ketua BEM UI Yatalathof Imawan kepada media, Senin (17/08/2026).

Daftar tuntutan mahasiswa pada demonstrasi hari ini saling terkait, kata wakil ketua BEM UI, Fatimah Azzahra.

“Semua tuntutan kami punya benang merah, menunjukkan negara yang semakin kuat, dan rakyat yang semakin lemah,” kata Fatimah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK
Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema
Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Besok Nusron Kembali Dipanggil, KPK Pertimbangan Opsi Jemput Paksa
Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu
Pangdam Jaya Lantik 480 Bintara Infanteri TNI AD, Resmikan Aula Gatot Subroto Rindam Jaya
LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Besok Nusron Kembali Dipanggil, KPK Pertimbangan Opsi Jemput Paksa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu

Berita Terbaru