Mustahik BAZNAS di Kepulauan Meranti Optimalkan Produksi Olahan Sagu di Masa Pandemi

- Penulis

Senin, 4 Oktober 2021 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sahabat Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS melakukan pendampingan kepada UKM Karya Maju kelompok mustahik binaan di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

UKM Karya Maju merupakan kelompok yang bergerak pada bidang pengolahan sagu. Aktivitas ini dimulai pukul 13.00 WIB bertempat di rumah produksi kelompok yang dihadiri oleh tiga orang anggota.

“Aktivitas produksi tetap dilakukan walaupun di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini, lantaran kelompok ingin membantu perekonomian keluarga agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Kepala Bagian Ekonomi BAZNAS, Eka Budhi Sulistyo, Sabtu (02/10/2021).

Menurut Eka, dalam melakukan aktivitas para mustahik tetap mematuhi protokol kesehatan yakni mencuci tangan sebelum beraktivitas, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk menjaga agar tubuh tetap sehat serta terjaganya hasil produksi yang sehat dan bersih.

Baca Juga:  Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di IKN

“Melalui ZCD, BAZNAS terus berupaya meningkatkan pendapatan dengan membangun sistem mata pencaharian masyarakat yang berkelanjutan,” kata Eka.

Dalam proses produksi kali ini, mustahik juga melakukan penggilingan mie dan pengemasan mie sagu yang sudah kering sebanyak 20 kg, yang telah dibuat oleh anggota kelompok di hari sebelumnya. Untuk penjualan mie sagu dengan berat 4,5 ons ditaksir harga Rp3.500 dan Rp7.000 untuk per kilonya.

Setelah pengemasan mie sagu selesai, mie sagu tersebut siap diantar ke warung-warung langganan. Sedangkan untuk PIRT produk UKM sedang dalam proses pihak dinkes setelah Sahabat ZCD membuat video kegiatan dari setiap UKM.

Hingga saat ini, desa binaan ZCD sudah mencapai 130 Desa yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:58 WIB

Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Senin, 15 Juni 2026 - 13:47 WIB

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah menyoroti PRJ. (Foto: dri)

DKI

Banyak Keluhan, PRJ Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:32 WIB