Nyoman Suwirta Berharap, Sekolah Rakyat Jadi Akses Kemajuan Dunia Pendidikan Di Kabupaten Karangasem

- Editor

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENPASAR, Mediakarya – Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Suwirta mendukung adanya pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem sebagai akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pembangunan Sekolah Rakyat akan segera bisa terealisasi di Kabupaten Karangasem pada tahun 2026 yang dikarenakan sudah ada penandatangan kontrak yang langsung disaksikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Kontrak pembangunan Sekolah Rakyat mencakup pekerjaan fisik pembangunan sekolah. Dipastikan dalam pembangunan SR sepenuhnya berjalan terstruktur, transparan, bermutu tinggi, tepat waktu, dan akuntabel.

“Kami di Komisi IV DPRD Bali yang ikut berperan serta dalam mengawal dan mengawasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem,” kata Nyoman Suwirta, Sabtu (20/12/2025).

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem ini memiliki nilai kontrak pembangunan fisik sebesar Rp 255,5 miliar, serta kontrak jasa manajemen konstruksi lebih dari Rp 3 miliar.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR: Jadikan 2024 Ajang Berjuang untuk Kepentingan Rakyat

Keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan yang telah berlangsung secara turun-temurun di keluarga miskin, atau anak-anal kurang mampu.

Selain itu, bisa membantu anak-anak yang ada dipedalaman untuk bisa menjangkau sekolah yang dikarenakan Sekolah Rakyat juga dilengkapi dengan adanya asrama.

“Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem juga merupakan Instruksi Presiden RI Nomor 8 Tahun 2025,, dan menjadi salah satu program nasional,” terangnya.

Nyoman Suwirta menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat Bali.

“Keberadaan Sekolah Rakyat juga diharapkan bisa lebih berkontribusi dalam peningkatan akses, dan peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Karangasem,” pungkasnya. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai
FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres
Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Muncul Isu Politik Uang dan Hadiah Motor untuk PK
Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:13 WIB

FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar

Berita Terbaru