PNBP 2025 tak Sesuai Target, CBA Minta Prabowo Pecat Bahlil

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentri ESDM Bahlil Lahadalia (Ist)

Mentri ESDM Bahlil Lahadalia (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menuai kritik tajam. Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai klaim pemerintah terlalu percaya diri dan tidak sepenuhnya mencerminkan data historis PNBP, khususnya dari sektor sumber daya alam (SDA).

Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XII DPR RI bersama Menteri ESDM, Bahlil memaparkan bahwa setoran PNBP hingga 10 November 2025 telah mencapai Rp200,66 triliun atau setara 78,74 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp254,83 triliun. Selain itu, Bahlil juga melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2025), bahwa capaian PNBP telah menembus 85 persen dari target APBN.

Namun, klaim tersebut dikritik oleh CBA. Uchok Sky menegaskan, jika benar PNBP telah mencapai 85 persen, maka Menteri ESDM seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan data kepada publik dan Presiden.

“Kami meminta Bahlil Lahadalia tidak lagi mengumbar kebohongan kepada Presiden Prabowo. Termasuk klaim bahwa listrik PLN di Aceh sudah mencapai 93 persen pascabencana banjir dan longsor,” kata Uchok Sky dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga:  Babak Penentu Akhiri Konflik Israel-Palestina: Faktor Kekuatan Ofensif Iran

Uchok menilai paparan Bahlil terlalu “pede” dan kurang membaca tren data PNBP secara komprehensif. Ia merujuk pada realisasi pendapatan SDA tahun 2024 yang mencapai Rp228,9 triliun atau 97,20 persen dari target APBN sebesar Rp235,5 triliun.

Lebih jauh, Uchok mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2024 yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), PNBP SDA justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024, PNBP SDA tercatat sebesar Rp256,6 triliun, sementara pada 2023 mencapai Rp280,2 triliun.

“Artinya, dari 2023 ke 2024 terjadi kemerosotan pendapatan PNBP sebesar Rp23,6 triliun atau setara 8,44 persen. Ini penurunan yang mengkhawatirkan,” ujar Uchok Sky.

Atas dasar itu, CBA memperingatkan bahwa jika pada 2025 PNBP kembali gagal mencapai target, Presiden Prabowo Subianto diminta untuk segera mencopot Bahlil Lahadalia dari jabatan Menteri ESDM.

“Karena kata-kata Bahlil selalu mengumbar kebohongan di depan publik dan melukai hati rakyat,” tegas Uchok.

Ia menambahkan, pernyataan seorang menteri seharusnya menjadi bukti dan penyejuk bagi masyarakat, bukan candaan, kebohongan, janji palsu, atau sekadar menyenangkan hati Presiden.

“Kata-kata menteri bukan lelucon. Harus bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas Uchok Sky. (Hb)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPW: Kewenangan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Eksternal
Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T
Penanganan Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan, Transparansi Dinilai Kunci Jaga Kepercayaan Publik
Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif
Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:46 WIB

IPW: Kewenangan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Eksternal

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:22 WIB

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:09 WIB

Penanganan Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan, Transparansi Dinilai Kunci Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:39 WIB

Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Berita Terbaru

Prof. Dr. Yudhie Haryono

Opini

Kisah Kasih di Sejarah Mutakhir Kita

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:28 WIB

Tamsil dalam Diskusi Media Forum Jurnalis Merdeka bertajuk “Menata Ulang MBG: Selamat Datang Dapur Sekolah” di Jakarta, Rabu, (10/6/2026).

Headline

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:22 WIB