Rumah RK Digeledah KPK, Mungkinkah Jadi Tersangka?

- Penulis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK Jakarta (Ist)

Gedung KPK Jakarta (Ist)

BANDUNG, Mediakarya Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) mengapresiasi setinggi tingginya kepada KPK atas pengungkapan kasus dugaan korupsi di Bank Jawa Barat Banten (BJB).

Ketua PMPRI Rohimat alias Joker juga mendukung langkah KPK menggeledah rumah mantan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK.

Dia menilai KPK tidak mungkin gegabah dalam menggeledah rumah pejabat. Penggeledahan itu tentunya ada bukti permulaan terkait dengan dugaan keterlibatan mantan orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

“Saya kira KPK tidak akan gegabah. Terlebih dalam penggeledahan itu para penyidik lembaga antikorupsi itu keluar dari rumah RK membawa beberapa barang bukti,” ujar Joker kepada wartawan, Jumat (14/3/2025).

“Tentunya, penggeledahan rumah RK itu juga setelah pihak penyidik mendapatkan informasi dari saksi yang sudah diperiksa terkait adanya dugaan keterlibatan RK,” imbuhnya.

Baca Juga:  Elektabilitas Pasangan RIDO Tembus 51,6℅, Ruhendar Ajak Pendukung Tidak Terlena dan Tetap Fokus Kerja Menangkan RK-Suswono

Joker mencontohkan, jika di luar negeri, penggeledahan rumah pejabat tidak akan terjadi, kecuali yang bersangkutan sudah menjadi tersangka.

“Ini soal hak privasi yang paling prinsipil dan dilindungi konstitusi, kalau ke kantor masih bisa diterima. Sebab itu merupakan hak mendasar yang dilindungi Konstitusi. Penegakan hukum itu prinsipnya memberikan perlindungan hukum kepada setiap warganya,” katanya.

Terkait dengan penggeledahan rumah, Joker meyakini KPK segera memanggil
RK untuk dimintai keterangannya.

Tidak menutup kemungkinan, kata Joker, sosok KK yang saat ini menjadi politikus Golkar itu segera ditetapkan menjadi tersangka.

“Kami memprediksi kasus korupsi BJB itu terus bergulir. Dan kami menduga RK ikut terlibat dan KPK kemungkinan segera menetapkan RK menjadi tersangka,” pungkas Joker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
Anies Tak Pernah Jalan Mundur
Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk
Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan
Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Gelar Patroli Wilayah, Satgas Damai Cartenz Dan Polres Nabire Perkuat Keamanan Wilayah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:56 WIB

Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB