Sampah Kali CBL Cemari Muaragembong, Aktivis Dorong Pembangunan TPST dan TPS 3R

- Editor

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Prabu Peduli Lingkungan, Mandra Putra, mendesak para stakeholder untuk segera mengatasi masalah sampah di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Aktivis Prabu Peduli Lingkungan, Mandra Putra, mendesak para stakeholder untuk segera mengatasi masalah sampah di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

KAB. BEKASI, Mediakarya – Aktivis Prabu Peduli Lingkungan, Mandra Putra, mendesak para stakeholder untuk segera mengatasi masalah sampah di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Kondisi wilayah tersebut dinilai semakin memperihatinkan karena terus dipenuhi sampah dari aliran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).

“Fakta tentang sampah yang terus menyerbu ke Muara Gembong ini sudah diungkap Azis, nelayan di Desa Pantai Mekar. Seharusnya ini jadi catatan penting bagi para stakeholder,” kata Mandra Putra, Kamis (26/6/2025).

Menurut Mandra, pemangku kebijakan wajib melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi permasalahan sampah di kawasan tersebut.

Dalam upaya preventif, Mandra mengusulkan agar sepanjang Kali CBL segera diinventarisir titik-titik buangan liar yang masih beroperasi. “Titik-titik buangan liar ini harus ditutup total dan diberikan sanksi tegas bagi yang masih melanggar,” tegasnya.

Selanjutnya, untuk wilayah Muara Gembong dan sekitarnya, Mandra mendesak agar segera dibangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Baca Juga:  Muara Gembong Seperti TPA Akibat Sampah Sungai, Dedi Mulyadi Diminta Turun Tangan

“Hal ini penting untuk memfasilitasi sampah warga setempat yang tidak terjangkau pelayanan persampahan
UPTD Kebersihan Wilayah DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Bekasi, dan juga untuk menyelesaikan sampah-sampah yang memenuhi pesisir pantai dan muara,” jelasnya.

Mandra juga mengusulkan pembentukan patroli sampah kali dan pantai oleh stakeholder dengan melibatkan nelayan lokal yang memahami titik-titik rawan sampah.
“Nelayan yang telah dirugikan akibat sampah dan limbah selama ini, pasti akan mendukung penuh jika lingkungannya dirawat dan dijaga agar Muara Gembong kembali lestari,” katanya.

Aktivis lingkungan itu juga mengingatkan agar Muara Gembong sebagai destinasi ekowisata jangan hanya dijadikan objek pencitraan. “Muara Gembong harus benar-benar dijaga baik aspek pelestarian lingkungan, maupun aspek sosial ekonominya agar membawa kesejahteraan bagi nelayan lokal. Jangan justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan pribadinya,” tutup Mandra. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Wali Murid SDN Burangkeng 03 Bekasi Tolak Pindah ke SDN Burangkeng 05, Tuntut Kepastian Relokasi
Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”
Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak
IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN
Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Wali Murid SDN Burangkeng 03 Bekasi Tolak Pindah ke SDN Burangkeng 05, Tuntut Kepastian Relokasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:23 WIB

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Berita Terbaru