TCL Unjuk Inovasi Layar, AI, dan Rumah Pintar di CES 2026

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TCL hadir di ajang CES 2026. (Foto: TCL)

TCL hadir di ajang CES 2026. (Foto: TCL)

JAKARTA, Mediakarya – TCL menampilkan sejumlah pengembangan teknologi visual, perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI), serta solusi rumah pintar dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Pameran ini menjadi panggung bagi TCL untuk memperkenalkan teknologi layar terbaru, produk elektronik konsumen, serta integrasi ekosistem pintar yang dikembangkan perusahaan.

Dalam keterangannya, CEO TCL Electronics ShaoYong Zhang menyebut bahwa fokus perusahaan saat ini adalah pengembangan teknologi layar, integrasi AI, serta pendekatan keberlanjutan. Menurutnya, inovasi yang dihadirkan tidak hanya ditujukan untuk peningkatan kualitas visual, tetapi juga efisiensi energi dan pengalaman penggunaan yang lebih adaptif.

Salah satu sorotan TCL di CES 2026 adalah debut global teknologi SQD-Mini LED. Teknologi ini mengembangkan sistem local dimming Mini LED menjadi Precise Dimming Series, yang memungkinkan pengaturan cahaya lebih presisi di seluruh area layar. Pendekatan ini diklaim mampu meningkatkan detail pada area terang dan gelap secara bersamaan, sekaligus menjaga stabilitas warna dan efisiensi daya.

Teknologi tersebut dipadukan dengan Super QLED dan panel filter warna generasi baru, yang ditujukan untuk meningkatkan masa pakai panel, ketajaman warna, serta tingkat kecerahan puncak. TCL juga memamerkan televisi pertama yang menggunakan teknologi ini, yakni TCL X11L.

Model tersebut dibekali panel Ultra CSOT WHVA 2.0, dukungan hingga 20.736 zona peredupan, serta tingkat kecerahan maksimal hingga 10.000 nits. Dari sisi desain, TCL X11L mengusung konsep bingkai ultra-tipis, sementara sistem audionya dikembangkan bersama Bang & Olufsen.

Di sektor perangkat lunak, TCL menampilkan integrasi Gemini pada Google TV serta dukungan Dolby Vision 2. Fitur ini memungkinkan interaksi pengguna yang lebih kontekstual, termasuk peningkatan pencarian visual dan pengolahan konten berbasis AI. TCL menyebut pembaruan Dolby Vision 2 direncanakan tersedia melalui pembaruan over-the-air (OTA) untuk sejumlah seri TV pada 2026.

Baca Juga:  Berkah Ramadan, Bank DKI Salurkan Santunan Kepada 8.500 Yatim dan Dhuafa

Selain televisi, TCL turut memamerkan pengembangan teknologi perawatan mata melalui perangkat NXTPAPER generasi terbaru yang diterapkan pada ponsel pintar dan tablet. Perusahaan juga menampilkan RayNeo Air 4 Pro, kacamata augmented reality (AR) dengan dukungan HDR10 yang ditujukan untuk kebutuhan kerja dan hiburan portabel.

Di luar teknologi layar, TCL memperluas portofolio rumah pintar berbasis AI yang mencakup peralatan rumah tangga, sistem keamanan, dan solusi energi. Produk yang dipamerkan meliputi pendingin ruangan, kulkas, mesin cuci, serta sistem pengelolaan energi rumah yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi konsumsi listrik.

TCL juga menampilkan konsep inovasi robotik, termasuk proyektor portabel dan robot pendamping AI modular yang dirancang untuk interaksi adaptif. Selain itu, perusahaan memperkenalkan solusi konektivitas lintas ekosistem yang menghubungkan rumah, kendaraan, dan perangkat pribadi dalam satu sistem terpadu.

Dalam aspek desain dan keberlanjutan, TCL memperkenalkan konsep rumah pintar NXTHOME™, hasil kolaborasi dengan sejumlah mitra desain global. Perusahaan juga menampilkan material ramah lingkungan ECORA™, yang dikembangkan dari keramik porselen daur ulang sebagai bagian dari pendekatan desain berkelanjutan.

Melalui partisipasinya di CES 2026, TCL menegaskan arah pengembangan teknologi yang berfokus pada integrasi visual, AI, dan keberlanjutan dalam ekosistem elektronik konsumen dan rumah pintar. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pergeseran di Pucuk Pimpinan BI Diharap Jaga Stabilitas Moneter ke Depan
Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun
BKI Perkuat Keselamatan Pelayaran Wisata melalui Kerja Sama Strategis di IYF 2026
Persona Kawah Candradimuka Gunung Lawu Dan Trend Ekplore Alam Para Gen Z
Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak
Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal di Rorotan dan Rawa Badak, Dukung Penanganan Pengolahan Sampah di Jakarta
Bukan Sekadar Sponsorship, Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk The Jakmania

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Pergeseran di Pucuk Pimpinan BI Diharap Jaga Stabilitas Moneter ke Depan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:40 WIB

BKI Perkuat Keselamatan Pelayaran Wisata melalui Kerja Sama Strategis di IYF 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Persona Kawah Candradimuka Gunung Lawu Dan Trend Ekplore Alam Para Gen Z

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T

Berita Terbaru

Rektor Universitas Paramadina dan Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof Dr Didik J Rachbini. (Ist)

Headline

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Opini

Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:59 WIB