Tetap Taat Asas, PT Cipta Jaya Piranti Komitmen Jaga Kualitas Pekerjaan PSN

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Objek wisata di Labuan Bajo NTT. (Ist)

Objek wisata di Labuan Bajo NTT. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – PT Cipta Jaya Piranti membantah adanya pemberitaan bahwa pihaknya tidak menyelesaikan sisa pembayaran terhadap sub kontraktor (subkon) dalam pekerjaan proyek strategis nasional (PSN) yang berlokasi di objek Wisata Para Puar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT.

Proyek Manajer PT Cipta Jaya Piranti, Wahyu menegaskan bahwa tertundanya sisa pembayaran terhadap subkon tersebut lantaran adanya perhitungan jumlah volume pekerjaan yang diajukan oleh pihak subkon jauh berbeda denga hasil opname dari pengawas pekerjaan.

“Jadi perlu kami tegaskan bahwa volume pekerjaan yang diajukan oleh pihak subkon jauh berbeda dengan hasil opname dari pengawas pekerjaan.Hal ini yang menyebabkan kendala pembayaran tidak bisa direlease,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Sabtu (29/3/2025).

Lebih lanjut kata Wahyu, kontraktor mendapatkan data volume dari anggota pengawas namun tidak di release oleh team leader pengawas. Selain itu, ada material yang sudah disuplai di lapangan namun tidak dibobot progress oleh pengawas.

Baca Juga:  YPBJ Nilai Kemdiktisaintek Tak Jalankan Putusan MA soal Unbari

“Persoalan ini juga yang menyebabkan progress tidak mencapai seratus persen. Kami menilai pihak konsultan pengawas sepertinya tidak mau mengakui bobot prestasi pekerjaan yang telah dilaksanakan kontraktor,” katanya.

Seharusnya, kata Wahyu, kontraktor mengakui apa yang disetujui secara sepihak oleh pihak konsultan pengawas, pengawas teknis maupun BOPLBF sendiri karna waktu pelaksanaan pekerjaan sudah berakhir.

“Kami bukannya tidak mau melunasi sisa pembayaran. Tentu sebagai kontraktor memiliki hak dan kewajiban. Namun dalam persiapan proyek di Labuan Bajo ini ada persoalan teknis yang belum diselesaikan. Jadi tidak semudah itu menuding kami tak bertanggung jawab apalagi menyebut perusahaan kami culas,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengaku bahwa terkendalanya pembayaran tersebut di antaranya karena adanya SKB 3 menteri, yang mana kegiatan kegiatan operasional kantor terhenti sementara karena cuti lebaran.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar
Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Pemkab Nias Selatan Gelar Bimtek SIPD BMD untuk Benahi Penataan Aset Daerah
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:50 WIB

Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:18 WIB

Pemkab Nias Selatan Gelar Bimtek SIPD BMD untuk Benahi Penataan Aset Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB