Pengamat: Pertumbuhan Perbankan Syariah Meningkat Dimasa Pandemi

- Editor

Senin, 27 September 2021 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Ist)

Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya.id – Dimasa pandemi saat ini, keberadaan perbankan syariah tetap bisa tumbuh positif bahkan bisa meningkat 10 persen dibandingkan rata-rata pertumbuhan sebelum pandemi.

Pengamat Perbankan, Dr. Husnul Khatimah mengatakan, hal ini terjadi karena bank syariah merespon dengan cepat adaptasi teknologi untuk mendukung layanan perbankan secara online, seperti menambah fitur layanan agar lebih mudah diakses tanpa harus datang ke bank.

“Contohnya seperti di BSI, ada layanan chat Aisyah. Selain itu trend penggunaan bank syariah selama pandemi meningkat karena makin meningkatnya donasi atau tingkat kedermawanan masyarakat untuk mensupport masyarakat yang terkena dampak pandemi,” jelasnya.

Dijelaskannya pula, donasi bencana, bantuan peralatan kesehatan, bantuan kematian, bantuan isoman dan sebagainya, banyak menggunakan rekening bank syariah sebagai tempat pooling dana donasi.

“Hal ini meningkatkan jumlah aliran dana ke bank syariah,” tambah Husnul.

Sementara bank konvesional yang menggunakan prinsip bunga, disaat situasi pandemi dan banyak usaha yang tutup atau tidak memiliki kepastian penghasilan membuat banyak kasus kredit macet.

Baca Juga:  KPK Serahkan ke Dewas Adanya Laporan Terhadap Firli soal SMS "Blast"

Adanya pembayaran bunga tetap dan cicilan akan memberatkan bagi debitur disaat mereka tidak memiliki kepastian penghasilan atau omset usaha.

Sementara di bank syariah yang menganut bagi hasil akan melihat kinerja secara riil (bagi hasil) mengakui adanya untung dan rugi, sehingga ketika merugi atau hasilnya menurun maka bagi hasil yang diberikan juga akan menurun mengikuti situasi yang ada.

“Secara emosional masyarakat yang melihat hal ini akan memilih bank syariah sebagai tujuan yang lebih realistis,” ujarnya.

Sambung dia, karakteristik di bank konvensional karena pakai bunga, maka sifatnya pasti sesuai bunga yang ditetapkan.

“Kalau di bank syariah, sistemnya bagi hasil, maka ketika keuntungan usaha naik dan kondisi ekonomi stabil, maka kemungkinan hasil yang diperoleh juga akan meningkat, begitu pula sebaliknya,” pungkasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing
FAST Indonesia Sebut Mafia Tanah Kerap Berlindung di Balik Jubah Pejabat Negara
KM Virgo Terbalik, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari, Brigjen Pol. Hastry Kerahkan Tim DVI
Pencetak Rekor di Golkar, Fahd Rafiq Penyandang Status Tersangka Hingga Ketiga Kali
Dukung KPK Usut Kasus Suap di ATR/BPN,  BPKN Imbau Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Hilir
Ratusan Miliar Rupiah Berhasil Diamankan, Kader Golkar Ini Ikut Terjaring OTT KPK

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:30 WIB

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WIB

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Rabu, 16 September 2026 - 13:59 WIB

Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing

Rabu, 16 September 2026 - 11:08 WIB

FAST Indonesia Sebut Mafia Tanah Kerap Berlindung di Balik Jubah Pejabat Negara

Selasa, 15 September 2026 - 22:30 WIB

KM Virgo Terbalik, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari, Brigjen Pol. Hastry Kerahkan Tim DVI

Berita Terbaru

Tim penyidik Kejaksaan Agung telah melaksanakan serangkaian tindakan hukum, meliputi penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk di beberapa kantor perusahaan yang diduga terlibat.  (Foto: Mame)

Hukum

Kejaksaan Agung Geledah Kantor Wali Kota Bekasi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:07 WIB

Idrus Mony (Foto: HNN)

Opini

Negeri Para Bandit

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:50 WIB