Ini Sikap Muhammadiyah Terkait Pernyataan Pangkostrad

- Editor

Kamis, 16 September 2021 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman

Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman

JAKARTA, Mediakarya – Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad meminta Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman untuk memperbaiki pernyataannya yang menyebut bahwa semua agama benar di mata tuhan.

“Mungkin maksudnya baik itu ya ingin mengajarkan sikap toleransi kepada ada aparat, jajaran, cuma pernyataannya beliau perlu diperbaiki,” ujar Dadang kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Dadang menilai pernyataan Dudung mungkin dalam konteks lain. Misal, semua agama benar menurut kepercayaan masing-masing, penganut masing-masing, yang bagus sih (pernyataan) begitu.

“Kalau Tuhan kan tuhannya berbeda-beda. Kalau fanatik sih boleh, agama kan memang harus fanatik cuma penuh kasih sayang kepada orang lain, menghormati orang lain, kalau beragama harus fanatik, tidak merendahkan, tidak melecehkan, tidak menyebabkan orang terhina, oleh kita ya toleransi,” terangnya.

Baca Juga:  Bareskrim Usut Dugaan Korupsi Dana BOS Oleh Panji Gumilang

Sebelumnya, Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman mengajak semua prajuritnya untuk menghindari fanatik berlebihan terhadap suatu agama.

Hal itu disampaikan Letjen TNI Dudung Abdurachman saat melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Zipur 9 Kostrad, Ujung Berung, Kota Bandung, Senin 13 September 2021.

Dihadapan semua prajurit Batalyon Zipur 9 Kostrad, Letjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan bahwa semua agama itu benar di mata tuhan.

Oleh karena itu, Letjen TNI Dudung Abdurachman meminta semua prajuritnya untuk menghindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Pernyataan Dudung itu langsung mendapat reaksi beragam dari berbagai pihak. (dji)

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN
BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 
Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital
Muktamar NU ke-35 Jombang: Refleksi, Muhasabah, dan Dinamika NU Menyongsong Abad Kedua

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:31 WIB

BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’

Berita Terbaru

Daerah

Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:47 WIB