Hizbullah: Medan Tempur akan Dijadikan Neraka Bagi Tentara Zionis

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syaikh Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon (Foto: Parstoday)

Syaikh Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon (Foto: Parstoday)

LEBANON, Mediakarya – Konflik Israel vs Lebanon hingga saat ini masih berlanjut. Otoritas Hizbullah dengan tegas mengungkapkan bahwa senjata perlawanan merupakan urusan internal Lebanon dan tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi apa pun.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syaikh Naim Qassem menegaskan bahwa perlawanan tidak akan meninggalkan medan tempur, melainkan akan mengubahnya menjadi neraka bagi rezim Zionis.

“Drone-drone Anda telah membuat Israel pendudukan dan orang-orang paling jahat di dunia dilanda ketakutan,” ungkap Naim Qassem dalam sebuah pesan kepada para mujahidin Hizbullah dan Perlawanan Islam, Selasa (12/5/2026).

Naim Qassem menegaskan, bahwa senjata perlawanan adalah urusan internal Lebanon dan tidak akan pernah diperdagangkan dalam meja perundingan.

Baca Juga:  Nurul Arifin: Prabowo-Gibran Berkomitmen Tingkatkan Martabat Guru

Dalam pesannya kepada para pejuang, ia berkata, “Kalian tidak mati; kalian akan tetap berada di medan tempur atau menjadi syahid yang hidup di sisi Tuhan.”

Syaikh Naim Qassem juga menekankan, “Kami tidak akan menunduk, tidak akan menyerah, dan akan terus membela Lebanon serta rakyatnya. Berapa pun waktu yang diperlukan, berapa pun korban yang harus dibayar, harganya tetap lebih ringan daripada harus menyerah,” kata dia, seperti dikutip dari pasrtoday.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menutup pernyataannya dengan penegasan, “Kami tidak akan meninggalkan medan tempur. Kami akan mengubahnya menjadi neraka bagi musuh, dan kami akan membalas setiap agresi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BPKN RI Ingatkan Fuel Surcharge Jangan Jadi Beban Baru Penumpang
DPRD Tulang Bawang Mendukung Kiprah Aero Astra Akademia Institute
Polemik AMPG Memanas, Said Aldi Dituding Tak Paham Mekanisme Organisasi
Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden
Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo
Puluhan Kontraktor Tuntut Jaya Ancol Bayar Utang Proyek Rp7,5 Miliar
Kaukus Ekonom Pancasila Serahkan Draft RUU Perekonomian Nasional kepada Kepala Staf Kepresidenan
SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:48 WIB

BPKN RI Ingatkan Fuel Surcharge Jangan Jadi Beban Baru Penumpang

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:20 WIB

DPRD Tulang Bawang Mendukung Kiprah Aero Astra Akademia Institute

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:54 WIB

Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:59 WIB

Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:11 WIB

Puluhan Kontraktor Tuntut Jaya Ancol Bayar Utang Proyek Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru

Pesawat Garuda (ist)

Ekonomi & Bisnis

BPKN RI Ingatkan Fuel Surcharge Jangan Jadi Beban Baru Penumpang

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:48 WIB