Nurani98 Desak KPK Segera Periksa Jokowi dan Keluarganya

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Nurani98 saat menyambangi gedung KPK, Selasa (7/1/2025)

Kelompok Nurani98 saat menyambangi gedung KPK, Selasa (7/1/2025)

JAKARTA, Mediakarya – Direktur eksekutif Lingkar Madani yang juga aktivis Nurani98 menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasif dalam menyikapi kasus dugaan korupsi yang menyeret nama mantan Presiden Joko Widodo dan keluarganya.

Menurutnya KPK bukan bekerja untuk menyelamatkan uang negara, tapi lembaga antirasuah itu diduga bekerja untuk mantan penguasa dan oligarki di lingkaran kekuasaan.

Sementara itu, adanya laporan masyarakat seperti yang pernah dilaporkan ke KPK terkait KKN dan tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh keluarga Jokowi hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya.

Seperti dugaan gratifikasi atau suap penggunaan jet pribadi yang dilakukan oleh putra Jokowi yang bernama Kaesang.

Selain itu adanya laporan pada tanggal 23 Oktober 2024 disebutkan bawa dalam persidangan mantan gubernur Maluku Utara muncul istilah blok Medan yang disinyalir melibatkan menantu Jokowi.

Baca Juga:  Menteri KMP Kembali Berulah, Gunakan Fasilitas Negara demi Kepentingan Keluarga

“Jadi KPK mau minta laporan seperti apalagi? Padahal sudah banyak yang melaporkan Jokowi dan keluarganya terkait dengan kasus dugaan korupsinya kepada KPK. Maka dari itu kami dari eksponen yang tergabung dalam Nurani98 mendesak KPK segera memeriksa harta kekayaan Jokowi dan keluarganya,” tegas Ray di depan gedung KPK, Selasa (7/1/2025).

Sementara, dalam rilis OCCRP dengan tegas menyiratkan bawa banyaknya warga negara Indonesia dan dunia yang memberi perhatian atas seluruh harta kekayaan Jokowi dsn keluarganya selama menjabat 10 tahun ini mengalami peningkatan secara fantastis.

“Untuk itu kami mendesak kepada KPK agar segera menindaklanjuti tuntutan ini dan segara memanggil Jokowi dan keluarganya untuk dimintai keterangan terkait dengan asal usul kekayaannya dan segera ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ungkap Ray.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang HUT Bhayangkara, Polres Nias Selatan Gelar Upacara Larung Bunga di Pelabuhan Baru
Pemkot Masih Ragu Dengan Tindakan Tegas, Tanggul GGC Tetap Berdiri
Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional
Bupati Tabanan Buka Parade Gebogan dan Baleganjur 2026 di Ulun Danu–The Blooms, Dorong Wisata Budaya Bali
HUT Jakarta ke 499, Gubernur Pramono Beberkan Keberhasilan di Depan DPRD
Hanya Fokus pada Satu Warna, KPK Dituding Gagal Sidik Kasus Tipikor Bea Cukai
Polres Metro Jaksel Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Publikasi Kementan, Panggil Pihak Tempo untuk Klarifikasi
Interpol Polri Berhasil Pulangkan Buronan Red Notice Dari Maroko
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:39 WIB

Jelang HUT Bhayangkara, Polres Nias Selatan Gelar Upacara Larung Bunga di Pelabuhan Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:58 WIB

Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 20:40 WIB

Bupati Tabanan Buka Parade Gebogan dan Baleganjur 2026 di Ulun Danu–The Blooms, Dorong Wisata Budaya Bali

Senin, 22 Juni 2026 - 17:24 WIB

HUT Jakarta ke 499, Gubernur Pramono Beberkan Keberhasilan di Depan DPRD

Senin, 22 Juni 2026 - 16:35 WIB

Hanya Fokus pada Satu Warna, KPK Dituding Gagal Sidik Kasus Tipikor Bea Cukai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah menyoroti PRJ. (Foto: dri)

DKI

Banyak Keluhan, PRJ Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:32 WIB