CBA Minta Mabes Polri Ambil Alih Dugaan Korupsi Dinas Parekraf DKI Jakarta

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKATA, Mediakarya – Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendesak Mabes Polri untuk mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Polda Metro Jaya. Ia menilai Polda Metro Jaya lamban dalam menyelidiki dugaan mark-up anggaran pada acara Pemilihan Abang dan None 2024 yang melibatkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta.

“Mabes Polri harus segera memanggil kembali Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, untuk mendalami dugaan korupsi anggaran Pemilihan Abang dan None Jakarta,” kata Uchok pada Jumat (17/1/2025).

Ia mengungkapkan, meskipun Polda Metro Jaya telah memanggil Andhika sebelumnya, hingga kini belum ada perkembangan signifikan dalam kasus tersebut.

“Penanganan kasus ini sangat lamban. Bahkan, Polda Metro Jaya terkesan terpengaruh oleh ‘virus’ seperti dalam kasus Djakarta Warehouse Project (DWP), di mana tidak ada progres berarti dari penyelidikan,” tegas Uchok.

Baca Juga:  CBA Desak Kejagung Usut Dugaan Korupsi Kalori Batu Bara di PLN

Kejanggalan Anggaran

Uchok juga memaparkan adanya keanehan dalam realisasi anggaran untuk empat proyek yang dikelola Dinas Parekraf DKI Jakarta terkait acara Pemilihan Abang dan None 2024:

  1. Pemilihan Abang dan None Jakarta dengan anggaran Rp 8,01 miliar, yang digunakan untuk honorarium narasumber, moderator, dan pembawa acara.
  2. Pemberdayaan Abang dan None Jakarta dengan anggaran Rp 882,75 juta, mencakup honorarium narasumber, moderator, pembawa acara, dan panitia.
  3. Pemilihan Abang dan None Jakarta (proyek tambahan) dengan anggaran Rp 17,5 juta, untuk keperluan yang sama.
  4. Penjilidan soft cover dengan anggaran Rp 553.046 untuk program pemberdayaan Abang dan None.

“Kami mendesak Mabes Polri segera mengambil alih kasus ini. Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta harus diperiksa kembali untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran dalam acara Pemilihan Abang dan None Jakarta 2024,” pungkas Uchok. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi
Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T
Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:01 WIB

Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:22 WIB

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:39 WIB

Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif

Berita Terbaru