Selain Bebas Polusi, PDIP Nilai RDF Plant Berpotensi Dongkrak PAD

- Editor

Selasa, 21 Januari 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya–Fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan sampah di ibu kota.

Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, pihaknya mendukung perluasan proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah RDF Plant di lima wilayah Jakarta.

Pantas Nainggolan menilai, proyek RDF ini bukan hanya bebas polusi, tetapi juga dapat memberikan potensi pendapatan tambahan melalui pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif.

“Di samping polusinya 0, RDF ini bisa menghasilkan pendapatan yang lebih baik lagi dan mungkin dapat mengatasi gunung sampah di Bantar Gebang,” kata Pantas di acara media gathering Fraksi PDIP, di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).

Politisi dapil Jakarta Timur ini dengan teknologi RDF ini tidak hanya mampu mengolah sampah yang baru, tetapi juga bisa mengolah sampah lama yang telah menumpuk di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Kata sekretaris DPD PDIP DKI ini, fasilitas RDF yang ada di Rorotan ini bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Teknologi ini mengolah sampah baru dan lama secara bersamaan. Kami akan mendorong agar fasilitas ini bisa diimplementasikan di lima wilayah Jakarta, dengan harapan tidak hanya mengurangi kemacetan tetapi juga mengurangi emisi dan polusi udara,” ujar Pantas lagi.

Baca Juga:  Di Hadapan Mahasiswa, Pimpinan DPRD DKI Tegaskan Seluruh Fraksi Setuju Evaluasi Tunjangan Rumah

Untuk diketahui, fasilitas RDF Plant Rorotan, yang terletak di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga 2.500 ton per hari.

Dari jumlah tersebut, diperkirakan akan dihasilkan sekitar 875 ton bahan bakar alternatif per hari. Proyek yang dibangun di atas lahan seluas 7,87 hektar ini merupakan salah satu proyek pengolahan sampah terbesar di dunia.

Pembangunan RDF Plant Jakarta ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta Tahun 2024.

Rencananya, fasilitas ini akan mulai beroperasi pada 2025 dan diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir, di Jakarta.

Proyek RDF di Rorotan ini juga merupakan langkah kedua Pemprov DKI Jakarta dalam mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, setelah sebelumnya telah dibangun fasilitas serupa di TPST Bantar Gebang yang telah beroperasi sejak tahun 2023.

RDF merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari sampah, memiliki nilai kalor setara dengan batubara muda, menjadikannya sebagai solusi energi yang ramah lingkungan.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Senin, 27 Juli 2026 - 08:48 WIB

Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB