Home / DKI

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, KPJ Persilahkan Anak Muda Berkarya di Jakarta 

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan warga yang ikut program Mudik Gratis mengajak kerabat atau kawan saat balik ke Jakarta pasca Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025.

Menurut Pramono, Jakarta terbuka bagi siapapun. Sehingga, Pemprov DKI Jakarta tidak akan menggelar Operasi Yustisi bagi pendatang baru.

Hal ini dikatakan Pramono saat melepas program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat pada Kamis, 27 Maret 2025.

“Tetapi Bagi siapapun yang ingin Mengadu nasib di Jakarta, yang pertama dia harus punya kemampuan untuk mengadu nasib di Jakarta. Karena hidup di Jakarta Berbeda dengan di daerah-daerah,” katanya.

Ketua umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), Amos Hutauruk mendukung kebijakan gubernur Pramono tersebut. Amos menyambut baik pemuda-pemudi Indonesia yang baru merantau ke Ibukota Jakarta.

“Selamat belajar dan berkarya untuk para siswa dan mahasiswa, selamat bekerja untuk para pencari nafkah,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (5/4/2025).

Baca Juga:  FORMAD Ajak Seluruh Oknum Individu Untuk Segera Tobat Nasuhah yang Ajukan Kembali PK ke MA Versi KLB Sibolangit

Menurut Amos, Jakarta merupakan kota metropolitan yang membutuhkan inovasi untuk terus berkembang dalam banyak hal.

“Teknologi, perbankan hingga media membutuhkan inovator yang fresh graduate dapat bersaing dengan para pelancong warga negara asing yang mencari nafkah di Indonesia,” ujarnya lagi.

Kata Amos, penerus bangsa ada ditangan pemuda-pemudi yang mempunyai mimpi besar, membangun menuju Indonesia Emas 2045.

“Untuk itu jangan sia-sia kan masa muda hanya bermain game (Permainan di HP) menghabiskan waktu, memboroskan uang orangtua saja,” ungkap Amos.

“Bila sampai di Jakarta, saya sarankan mesti banyak belajar, belajar dan belajar, karena Jakarta kota yang penuh kepastian ketrampilan. Semua lini aspek pekerjaan di Jakarta, pastinya yang di tanyakan nanti keahliannya apa? Itu sangat wajar dan lumrah untuk pelaku usaha dijakarta, karena mereka mau saling menguntungkan dalam berusaha,” pungkasnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Aktivis Jakarta Diminta Jadi Motor Perubahan Menuju Kota Global
Perumda Dharma Jaya Realisasikan 816 Titik Bazar Pangan, Perluas Akses Daging Murah di Jakarta
Pasar Jaya Siapkan 146 Pasar Terapkan Pemilihan Sampah dari Sumber
Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga
Antusiasme Tinggi Hingga Raih Penghargaan MURI, TP PKK DKI Jakarta Berhasil Selenggarakan Khitanan Massal
Kampung Hijau Literasi Cakung Barat Jadi Model Pembangunan Berbasis Kolaborasi Masyarakat
Pangdam Jaya Pimpin Sertijab Pejabat Kodam Jaya, Tekankan Regenerasi dan Penguatan Organisasi TNI AD
Storytelling Competition Bank Jakarta Semarakkan PRJ 2026, Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:51 WIB

Perumda Dharma Jaya Realisasikan 816 Titik Bazar Pangan, Perluas Akses Daging Murah di Jakarta

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pasar Jaya Siapkan 146 Pasar Terapkan Pemilihan Sampah dari Sumber

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:50 WIB

Penataan Setu Babakan, Mbak Yuke: Harus Tetap Berpihak Kepada Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:27 WIB

Antusiasme Tinggi Hingga Raih Penghargaan MURI, TP PKK DKI Jakarta Berhasil Selenggarakan Khitanan Massal

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:33 WIB

Kampung Hijau Literasi Cakung Barat Jadi Model Pembangunan Berbasis Kolaborasi Masyarakat

Berita Terbaru