JAKARTA, Media Karya – Manuver kepala sekretariat Presiden (KSP) Moeldoko yang mengajukan peninjauan kembali (PK) ke mahkamah agung (MA) mendapat sorotan Ketua Umum Forum Masyarakat Untuk Demokrasi (FORMAD) Amos Hutauruk.
Amos menyayangkan sikap seorang Purnawirawan Jendral terhormat Bapak Moeldoko, yang mempunyai sifat hasad (dengki). Karena sifat hasad adalah, sikap batin yang tidak senang terhadap kebahagiaan orang lain dan berusaha untuk menghilangkannya dari orang tersebut.
Amos mengungkapkan informasi yang kami dapatkan bahwa, kubu KLB Demokrat versi Moeldoko, sudah kalah secara hukum dipengadilan.
“Trus buat apa lagi gaduh saat ini,? Mestinya pak Moeldoko kapok untuk mencoba kembali, dengan mengajukan PK ke MA, karena toh tidak ada gunanya sama sekali. Buang waktu, buang tenaga, buang materi adalah tiga hal yang tidak berguna pada saat ini. Karena dalam mengajukan PK ke MA bukan lah suatu hal yang mudah dan murah,’ ujar Amos saat berbincang dengan wartawan, Jumat (7/4/2023).
Kata Amos, FORMAD mengajak kepada seluruh oknum individu yang mengajukan kembali PK ke MA versi KLB Sibolangit untuk segera tobat nasuhah, kembali kejalan yang benar.
“Jangan habiskan waktumu untuk sebuah kedengkian yang tak berujung,” ungkapnya.(dri)











