JAKARTA,MediaKarya: Aktris cantik pendatang baru Trindah Sinungan saat ini sedang bersiap untuk berperan dalam sebuah film bergenre horror tragedy produksi Eight Senses Film (ESF).
Pernahkah kamu mengenal dia secara lebih dekat, mengetahui lebih jauh jalan pemikirannya dalam menempuh kariernya selama ini.
Pada sebuah kesempatan, tim media kami berkenan untuk mewawancarai dirinya dan mengupas lebih dalam mengenai posisinya sebagai pemain film.
Dimana sebelumnya, mungkin tidak pernah ada yang menyangka jika dia dulunya adalah seorang penyanyi dangdut.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai dirinya, sosok perempuan yang masih terbilang muda yang mampu menapaki kariernya dengan cepat di dunia entertainment. Yuk simak ulasan berikut ini.
Mengawali kariernya dari usia 19 tahun sebagai modeling, Trindah kemudian memasuki dunia tarik suara setelah sekira 6 tahun menjadi model.
Terdengar mulus perjalanan kariernya, namun ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini pun diakui olehnya.
“Banyak, banyak banget. Perjuangannya banyaklah, pokoknya menikmati proses banget. Makanya kenapa aku belajar dari dunia modeling dulu,”paparnya.
Memasuki dunia peran, Trindah tidak serta merta mendapatkan posisi peran utama, dirinya pun perlu penjajakan dan pengenalan lebih mendalam untuk berakting. Dara kelahiran tahun 1998 ini tidak mengeluh memulainya dari yang sulit.
“Aku mulai dari peran kecil banget. Dari situ sampai akhirnya aku ditawarin dapat peran gitu. Sampai sekarang, Alhamdulillah jadi peran pendukung,” jelasnya.
Meski dalam sebuah film dirinya menjadi peran pendukung, dimulai dari genre drama hingga akhirnya ia juga memainkan peran horror mistery.
“Aku di tahun 2020 pas Covid udah mulai mencoba film horror,” katanya.
Kemudian di film horror ini yang akan tayang dalam waktu dekat ini memiliki pengalaman yang tak terlupakan baginya.
Berperan sebagai Noni Belanda dan saat proses syuting memiliki pengalaman mistis tersendiri.
Meski diakui olehnya, dalam proses penggarapan film horror Dimana dirinya menjadi noni Belanda tersebut tidak memiliki Kesan mistis yang kuat.
Namun demikian, pada film sebelumnya yang bergenre horror, dirinya pernah mengalami kejadian yang luar biasa mistis.
“Pernah dulu film horor yang pertama kali. Itu pernah sih ada yang kesurupan. Tapi kalau yang film yang baru ini yang aku yang jadi hantunya, itu nggak ada sih, alhamdulillah ya,” paparnya.
Kondisi syuting, baik dari factor manapun setidaknya bisa memengaruhi mental sang aktris. Apalagi film horror, yang mana pengambilan Lokasi syuting pundi tempat-tempat yang memiliki Kesan magis, sehingga tidak jarang ada sosok lain di Lokasi syuting.
Namun Trindah menyampaikan hal-hal seperti itu tidak membuatnya lantas patah semangat, terkadang rasa kurang sempurna dalam dirinya kala menjalani syuting.
Menurutnya yang saat menjalin asmara dengan jurnalis ini menyebutkan bahwa kekuatan tim lah yang dapat saling memberikan support untuk tetap semangat mendapatkan hasil terbaik dari syuting mereka.
“Kita saling menguatkan mental lah ya saat proses syuting itu. Balik lagi ke niatnya,” paparnya.
Dalam beberapa kali proses syutingnya, bahkan tidak jarang perempuan dengan followers puluhan ribu di Instagram ini mengaku bahwa tantangan setiap syuting berbeda-beda.
Jadi hantu Noni Belanda
Walaupun tidak mengalaminya sendiri pada saat syuting horror, ternyata gadis keturunan darah sumatera ini menceritakan adanya gangguan dari hal mistis saat syuting di salah satu mall yang pernah terbakar di wilayah Bekasi.
Sebelumya, dirinya tidak banyak membicarakan hal mistis yang terjadi saat syuting, namun saat dipancing oleh tim reporter kami, dirinya pun menyampaikan ceritanya.
“Mamanya pemeran utama itu dia ke toilet. Memang lokasinya horor ya. Itu mall yang pernah kebakaran soalnya. Jadi jam 2 subuh itu pas aku take itu mamanya si pemeran utama itu ngalamin dan denger jelas ada yang nangis,” cerita dia.
Selanjutnya, rasa adanya makhluk halus di sekelilingnya saat syuting itu kian benar adanya. Walaupun dirinya berada di dalam ruangan yang dahulunya merupakan tempat terperangkap nya manusia di dalam mall yang kebakaran.
Menjadi Noni Belanda
Berperan menjadi noni Belanda ada tantangan dan juga rasa keresahan tersendiri dari seorang Trindah.
Wanita dengan panggilan akrabnya Indah ini mengetahui jelas sekali bahwa wilayah syuting adalah tempat kematian orang orang secara tragis.
“Emang serem banget. Itu lokasinya Dengar-dengar sih, tempat kebakaran dulu ya.”
“Pernah kebakaran dulu. Iya, berarti kan banyak yang, mati di dalam kan? Iya, iya, iya. Sebagai hantu. Aku menghayatinya. lebih ke pas, si Noni Belanda itu. Soalnya kan pas aku baca si Noni ini aku suka banget karakternya,” sebutnya.
Untuk selanjutnya kami menuliskan dengan format wawancara dengan narasumber Trindah Sinungan.
Berikut petikan wawancara bicara berita dengannya.
Lewat cara apa kamu melakukan riset untuk Benar-benar bisa mendapatkan tuh dari karakter ini?
*Mempelajari bahasa-bahasa Belanda gitu. Cuman nggak bahasa Belanda nya, lebih ke logatnya. *
*Terus sampai aku tiap hari tuh dengerin, dengerin musik Belanda, lagu-lagu Belanda. Itu riset untuk ke logatnya sih dan pembelajaran materi tentang pengen tahu Noni Belanda, seperti apa ya? Salah satu nya berkunjung ke gedung colonial belanda yang ada di kota tua*
Siapa orang orang yang menjadi support system dalam berkarir?
Orang terdekat sekeluarga
Sebenarnya karena mungkin aku ini tulang punggung kali ya. Jadi mau gak mau mereka harus support
Bakatnya menurun dari siapa, ibu atau bapak?
*Kalo masalah bakat dari kecil itu, dari almarhum Papa.Iya Papa Aku dulu suka ngelukis, seni rupa sama seni, seni suara sama, suka main musik sih dia. Yang ngajarin aku nyanyi dia.
*
Kalo nyanyi dulu di bidangnya apa? Pop atau Dangdut?
*Tadi sempet bilang Dangdut. Karena pasar Indonesia Dangdut, jadi aku belajar Dangdut Kak padahal, padahal suara aku ini pop banget. Melayu Melayu.
Lebih ke Melayu aku sih. Tapi karena pasarnya Indonesia adalah Dangdut. Jadi mau gak mau.
Meskipun Dangdutnya gak cengkok banget, kaya Rita Sugiarto gitu. Enggak. Kaya Ayu Tingting lah ya mungkin ya.
Oh iya iya iya. Yang setengah-setengah Dangdut. Gak jadul banget Dangdutnya ya.
Gak kental Dangdut ya. Iya itu Rita Sugiarto itu. Oh Rita Sugiarto.
Iya iya iya iya. Pasar Indonesia begitu soalnya Kak. Mau gak mau kan.*
Pelajaran apa yang didapat dari bermain film?
*Untuk film, karena pengalaman kemarin itu, banyak pelajaran sih buat aku. Jadi next aku harus bener-bener, masih pengen ketagihan belajar dunia acting.
Itu sih tertarik banget. Aku terus pengen belajar terus gitu. Masih pengen penasaran dengan dunia acting.*
Perlu diketahui, saat ini Trindah juga aktif sebagai model iklan, dengan puluhan ribu followers pemiliki akun Instagram @_ndh09 ini juga diendorse oleh banyak produk.











