Marak Aksi Preman Berkedok Ormas, Mabes Polri Hingga Polsek Bakal Gelar Operasi Besar-besaran

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

JAKARTA, Mediakarya – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan bahwa operasi pencegahan kejahatan jalanan, khususnya premanisme, akan terus berlanjut tanpa henti.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa komitmen ini sebagai wujud dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Personel mulai dari Mabes Polri hingga tingkat kepolisian sektor (polsek) tetap dikerahkan untuk menuntaskan kasus-kasus premanisme.

“Operasi sistematis akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan sesuai harapan masyarakat,” ujar Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, (30/5/ 2025).

“Operasi sistematis akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan sesuai harapan masyarakat,” lanjutnya.

Sebagai pengawas internal Korps Bhayangkara, Itwasum Polri hadir untuk memastikan prinsip keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi (salus populi suprema lex) menjadi prioritas utama.

Hal ini juga meliputi pelibatan seluruh jajaran kepolisian dalam pencegahan kejahatan berbasis ilmiah, serta konsistensi dalam penegakan hukum yang berkeadilan dan proporsional.

Jenderal polisi bintang tiga itu menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri. Menurutnya, mereka telah bekerja dengan penuh dedikasi, senantiasa mengutamakan keselamatan warga dan penegakan hak asasi manusia (HAM) dalam setiap operasi pemberantasan premanisme.

Baca Juga:  Terungkap, Vanessa Angel Pernah Ingin Bunuh Diri

Keberhasilan operasi pemberantasan premanisme ini juga tercermin dari data yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia pada Selasa, 27 Mei 2025. Irwasum Polri memaparkan bahwa survei tersebut menunjukkan indikator positif terhadap kinerja Polri.

Hasil survei tersebut mencatat 67 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Polri. Selain itu, 50,7 persen publik menyadari adanya aksi nyata pemberantasan premanisme yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Survei ini melibatkan 1.286 responden dengan margin of error sekitar 2,8 persen.

Meski demikian, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa angka kepuasan 67 persen bukanlah akhir dari perjalanan. “Kepuasan 67 persen ini bukan akhir perjalanan. Kami akan terus mengawal profesionalisme personel hingga tingkat polsek,” pungkas mantan Kepala Divisi Humas Polri itu.

Komitmen Polri untuk memberantas premanisme secara berkelanjutan diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
Teladan yang Membungkam, Inilah Pesan Pimpinan Ponpes Gontor di Hadapan Presiden

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 07:26 WIB

Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 01:05 WIB

Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat

Berita Terbaru