LPKAN Apresiasi Langkah Presiden Pabowo Pulihkan Stabiitas Keamanan Nasional

- Editor

Rabu, 3 September 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pengemudi ojol saat melakukan aksi di Jakarta. (Ist)

Ribuan pengemudi ojol saat melakukan aksi di Jakarta. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya –  Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) melalui mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto atas langkah cepat untuk memastikan stabilitas keamanan nasional akibat aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa hari terakhir.

“Wibisono mengatakan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Republik Indonesia atas langkah-langkah cepat tanggap dan responsif yang telah diambil untuk memastikan stabilitas keamanan nasional,” ujar Ketua Dewan Pembina LPKAN, Wibisono dalam keteragan tertulisya, Rabu (3/9/2025).

Wibi menyampaikan keprihatinan mendalam atas berbagai insiden kekerasan, vandalisme, penjarahan serta perusakan fasilitas publik yang telah meresahkan masyarakat.

“LPKAN mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan, anarkisme, penjarahan dan vandalisme yang terjadi. Tindakan-tindakan tersebut melanggar hukum dan nilai-nilai moral, Pancasila, serta ajaran agama,” kata dia.

Sebagaiana sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap pemerintah dalam menyikapi dinamika demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air.

Baca Juga:  Uang Pengembalian Perkara Korupsi Retribusi Tera Rp1,1 Miliar

Usai menggelar pertemuan dengan pimpinan lembaga negara dan ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 31 Agustus 2025, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penghormatan terhadap aspirasi rakyat, dan penegakan hukum terhadap tindakan anarki.

Sebagai pengamat militer, Wibi juga sepakat dengan pernyataan presiden, bahwa tindakan anarki tidak bisa di tolerir, dan harus di tindak secara hukum sehingga negara tidak kalah dengan bentuk premanisme, yang jelas demontrasi kemarin ada yg tunggangi.

“Kedepan, aparat keamanan harus tetap bisa menjaga stabilitas keamanan, dan hadir pada saat suasana yang tidak kondusif seperti penjarahan dan perusakan fasilitas umum, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi,” pungkasnya (rd)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Haidar Alwi Sebut Kapolri Bawa Penegakan Hukum Karhutla Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB