Transmigrasi Era Modern Oleh Pemerintah, Cetak SDM Unggul Bagi Daerah Tujuan

- Editor

Kamis, 11 September 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Transmigrasi adalah kebijakan pemerintah Indonesia yang awalnya bertujuan memindahkan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang penduduk untuk pemerataan penduduk dan pembangunan.

Namun, kini Transmigrasi bertransformasi menjadi gerakan pembangunan kawasan ekonomi baru melalui penciptaan pusat pertumbuhan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta pengembangan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi.

Program ini kini memiliki pendekatan beragam seperti penataan legalitas lahan (Trans Tuntas), pemberdayaan masyarakat lokal (Translok), dan penguatan SDM unggul (Transmigrasi Patriot) untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan wilayah.

Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi RI, Dr. Sigit Mustofa Nurudin, pada kegiatan Forum Group Discussions (FGD) menegaskan bahwa kegiatan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan.

“Diskusi dengan teman-teman PATRI, terkait dengan bagaimana kita memperkokoh persatuan kesatuan dan di kawasan-kawasan tersendiri saya sampaikan bahwa transmigrasi ini adalah Indonesia terdiri dari berbagai latar belakang suku agama dan seterusnya tetapi tetap bisa bersatu,” Ujar Sigit kepada media.

Dengan tema ‘Menjaga Persatuan dan Kesatuan di Wilayah Transmigrasi Dalam Bingkai NKRI, yang diselenggarakan oleh Sekretariat Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) ini bisa menjadi contoh atau bisa menjadi model membangun Indonesia ke depan.

“Kemudian juga tadi satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran dan penduduk sekitarnya memperkokoh persatuan dan kesatuan dan juga membantu untuk pemerataan pembangunan di daerah itu,” tambahnya.

Baca Juga:  KPU Depok Lantik 189 Anggota PPS

Sigit kembali menerangkan bahwa inti dari tujuan transmigrasi pada era sekarang tidak sekedar memindahkan penduduk, tetapi bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan kawasan-kawasan ekonomi baru di luar pulau Jawa.

Ke depan, mencetak SDM yang unggul menjadi fokus pada Transmigrasi ke depan oleh Pemerintah. Jadi diharapkan nanti dengan SDM unggul tadi potensi yang ada di seluruh Indonesia ini, potensi yang sangat besar di kawasan-kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

“Ini tidak akan dapat dikembangkan melalui pengembangan teknologi juga digitalisasi dan juga pengembangan,” ungkap dia.

Selain itu, permalasahan lain pada program Transmigrasi saat ini adanya penolakan dari daerah yang menjadi tujuan transmigrasi. Namun, dikatakan Sigit bahwa hal itu akan segera dilakukan komunikasi dengan masyarakat tujuan transmigrasi.

Intinya, kata Sigit, transmigrasi sudah berubah mode paradigma baru transmigrasi tidak sekedar memindahkan penduduk, tetapi menciptakan pusat-pusat ekonomi baru. Transmigrasi tidak akan memindahkan atau mengirimkan SDM dari luar daerah ke suatu daerah tanpa didahului oleh daerah tersebut mengajukan permohonan ataupun mengajukan kerjasama antar daerah.

“Jadi sekarang tidak lagi kita langsung model kirim-kirim tetapi harus ada diawali dengan kebutuhan daerah dan model kerjasama antar daerah,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Bongkar Mushola di Tanah Negara, Camat Medansatria Dinilai Sengaja Ciptakan Konflik dengan Warganya
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Bongkar Mushola di Tanah Negara, Camat Medansatria Dinilai Sengaja Ciptakan Konflik dengan Warganya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Dr. Adi Suparto (Foto:Ist)

Opini

Jangan Tunggu Daerah Bergolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:34 WIB

Ilustrasi (Foto:Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Soroti Klaim Ekonomi Membaik, Ekonom Senior Ini Ungkap Hasil Survei ISEI

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:51 WIB