Diancam di Sosial Media, Rizky Billar Laporkan Haters

- Penulis

Rabu, 24 November 2021 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kedatangan Rizky Billar di Polda Metro Jaya menjadi sorotan publik. Belakangan diketahui, suami penyanyi Lesti Kejora ini melaporkan beberapa orang usai diduga menuai ancaman lewat sosial media.

Sandy Arifin selaku kuasa hukum membenarkan tujuan sang klien menyambangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan beberapa oknum netizen. Dia menjelaskan, laporan ini bermulai setelah Rizky Billar dan Lesti Kejora mendapat ancaman lewat sosial medianya.

Tak hanya ancaman, Rizky Billar juga merasa nama baiknya dicemarkan oleh oknum tersebut.

“Agendanya adalah kita mau buat laporan, ada oknum diduga beberapa akun yang sifatnya mengancam dan mencemarkan nama baik klien kami mas Billar dan mba Lesti,” ujar Sandy Arifin di Polda Metro Jaya, Senin (23/11/2021).

“Jadi kita akan buat laporan baru mudah-mudahan terungkap beberapa akun yang mengancam dan mencemarkan nama baik klien kami,” imbuhnya.

Baca Juga:  Rizky Billar dan Lesti Kejora Dihujat Netizen Gegara Nikah Siri, Anggota DPR Ini Pasang Badan

Meski demikian, Sandy belum membeberkan terkait ancaman yang di terima kliennya. Dia menyebut pihaknya baru ingin mengurus laporan tersebut di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya hari ini.

Namun demikian, pengacara kondang ini menurutkan terdapat lima hingga sepuluh orang yang diduga melakukan ancaman dengan akun berbeda terhadap kliennya.

“Ancamannya nanti akan kita perdetail lagi karena kita hari ini mau buat laporan dulu, karena masih kita lebih perbanyak lagi data datanya karena orangnya lebih dari lima sampai sepuluh ya,” kata Sandy.

Sandy juga menjelaskan perkara ini berbeda dengan laporan yang dilayangkan aktro 26 tahun ini pada 27 Juli lalu. Namun, Sandy mengabarkan laporan tersebut masih terus berjalan hingga kini.

“Beda, beda. Masih dalam proses peyeidikan,” tutur Sandy Arifin.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Berita Terbaru

Ilustrasi Gaji ke-13 (Foto: Ist)

Headline

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB