Anggaran Dipangkas, Pelaksanaan MBG Hanya Lima Hari dalam Sepekan

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

JAKARTA, Mediakarya – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, BGN akan melakukan efisiensi terkait pelaksanaan program MBG. Salah satunya adalah dengan hanya melayani MBG lima hari setiap pekan.

“Tetap melakukan beberapa langkah penghematan, seperti melayani lima hari yang awalnya enam hari,” kata Dadan seperti dilansir dari Republika, Rabu (20/5/2026).

Tak hanya itu, BGN juga tidak lagi melayani MBG untuk siswa pada hari libur sekolah. MBG pada hari libur sekolah hanya akan didistribusikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurut Dadan, penghematan itu bukan dilakukan karena adanya pemangkasan anggaran untuk program MBG. Ia menilai, anggaran BGN pada 2026 sejak awal Rp 268 triliun.

Baca Juga:  Firman Soebagyo: Makan Bergizi Gratis Wujud Kepedulian Negara pada Masa Depan Anak

“APBN BGN 2026 sebesar Rp 268 triliun. Rp 67 triliun adalah dana cadangan,” kata dia ketika ditanya soal pemangkasan anggaran MBG.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, bahwa pemerintah melakukan pengurangan anggaran terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu dilakukan agar dana program lebih hemat dan tepat sasaran.

“Penghematan tertentu sesuai instruksi Presiden, sehingga dana Badan Gizi Nasional bisa dipakai lebih efektif dan efisien,” kata Purbaya bar-baru ini.

Meski anggaran dipangkas, pemerintah memastikan program makan gratis tetap berjalan. Purbaya menyebut Presiden sedang menghitung pola penghematan tanpa mengurangi efektivitas program untuk siswa sekolah.

“Yang penting tetap memberi makan murid-murid sekolah,” ujarnya. (Mam)

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya
PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:54 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Berita Terbaru