Banyak Pedagang Pasar Induk Cibitung Bekasi Belum Divaksin

- Editor

Jumat, 24 September 2021 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Suasana Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi.

Suasana Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi.

BEKASI, Mediakarya– Pedagang di Pasar Induk Cibitung masih banyak yang belum divaksin Covid-19. Alasannya, karena sebagian besar pedagang itu tidak lolos skrining sebelum divaksin pada Juni-Juli 2021 lalu.

Kasubag TU UPTD Pasar Induk Cibitung, Isep Kadarisman mengatakan, kegiatan vaksinasi pada Juni lalu itu ditarget 300 pedagang mendapatkan vaksinasi. Namun dari jumlah itu, 120 di antaranya dinyatakan tidak lolos skrining.

“Bulan Juni waktu itu kegiatannya di lingkungan pasar. Targetnya 300 orang. Tapi yang lolos tes kesehatan hanya 180 orang,” katanya, Kamis (23/9/2021).

Begitu juga pada kegiatan vaksinasi yang digelar pada Juli 2021 kemarin. Dari 300 target, hanya 160 orang saja yang menerima vaksin.

Menurut Isep, ada beberapa faktor yang menyebabkan pedagang gagal saat proses skrining sebelum divaksin.

“Ya mungkin karena banyak pedagang itu kurang tidur. Karena stok barang datang keseringan malam hari, sedangkan kegiatan vaksin dilakukan pas pagi harinya. Sehingga saat skrining tensinya tinggi dan enggak lolos,” katanya.

Baca Juga:  FKUB Tegaskan Kota Bekasi Kota Heterogen Yang Harmonis

Kata Isep. Namun demikian, cukup banyak pedagang Pasar Induk Cibitung yang telah divaksin di tempat tinggalnya masing-masing. Meski tak merinci, Isep memperkirakan sekitar 50 persen dari total pedagang di Pasar Induk Cibitung sudah menerima vaksinasi dosis pertama.

“Total pedagang ada 1.200 orang. Kira-kira sudah 600 orang lah yang divaksin. Itu datanya kalau kita tambah sama pedagang-pedagang yang divaksin di tempat tinggalnya,” katanya.

Lanjut Isep. UPTD Pasar Induk Cibitung, sudah mengarahkan pedagang untuk menerima vaksin dosis kedua di Puskesmas Desa Wanasari. Sedangkan untuk pedagang yang belum menerima vaksin, diharapkan bisa mengikuti program ini di wilayah lain.

“Kami terkendala ketersediaan tempat. Karena waktu itu vaksinasi digelar di lahan parkiran pasar. Nah, sekarang lahan itu lagi proses pembangunan. Jadi sepertinya tidak ada lagi kegiatan vaksin di pasar,” katanya. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran
Bursa Calon Sekda Kota Bekasi Disorot, Mantan Ketua PMII: Usulan Wali Kota Tidak Netral dan Sarat Kepentingan
Eks Ketua PMII Jakpus Soroti Calon Sekda Bekasi Tanpa Putra Daerah, Diduga Tri Adhianto Dorong Orang Dekat
IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit
Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:33 WIB

Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Sabtu, 26 September 2026 - 21:18 WIB

Bursa Calon Sekda Kota Bekasi Disorot, Mantan Ketua PMII: Usulan Wali Kota Tidak Netral dan Sarat Kepentingan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WIB

Eks Ketua PMII Jakpus Soroti Calon Sekda Bekasi Tanpa Putra Daerah, Diduga Tri Adhianto Dorong Orang Dekat

Kamis, 24 September 2026 - 15:21 WIB

IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit

Kamis, 24 September 2026 - 12:32 WIB

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis

Berita Terbaru