Banyak Prestasi Selama Jabat Kakorlantas Polri, IPW Apresiasi Kinerja Irjen Agus Suryonugroho

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Pol. Agus Suryonugroho (Foto: Ist)

Irjen Pol. Agus Suryonugroho (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi atas kinerja Irjen Pol. Agus Suryonugroho selama mengemban amanah sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Di bawah kepemimpinannya, wajah pelayanan lalu lintas Polri menunjukkan perubahan yang signifikan dan turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

IPW mencatat bahwa Irjen Agus Suryonugroho berhasil membangun pendekatan yang lebih humanis dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program, di antaranya Polantas Menyapa dan Melayani. “Pendekatan ini mampu membangun komunikasi yang baik dengan para pengguna jalan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas pengemudi ojek online sebagai bagian penting dari ekosistem transportasi.

Selain itu, transformasi pelayanan lalu lintas melalui digitalisasi juga menjadi salah satu capaian penting. Penerapan ETLE Nasional Presisi serta berbagai layanan digital Korlantas telah mendorong penegakan hukum yang lebih transparan, modern, dan profesional. Aparat lalu lintas juga diarahkan untuk tidak lagi mengedepankan praktik-praktik penindakan yang terkesan menjebak masyarakat, melainkan mengutamakan edukasi, pelayanan,” ungkap Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/7/2026).

IPW menilai berbagai langkah tersebut turut memberikan kontribusi terhadap meningkatnya tingkat kepuasan publik terhadap Polri. Berdasarkan hasil survei Kompas yang mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 82,4 persen, “IPW berpandangan bahwa program Korlantas di bawah kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho menjadi salah satu faktor yang mendukung capaian tersebut,”katanya.

Menurutnya, tagline “Senyum Polantas adalah Marka Utama” berhasil mengubah cara pandang masyarakat terhadap polisi lalu lintas. Jika sebelumnya kehadiran petugas lalu lintas kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang menakutkan, kini masyarakat mulai melihat sosok Polantas sebagai pelayan yang hadir untuk memberikan rasa aman, membantu, dan melayani pengguna jalan.

Baca Juga:  Waketum PPP Sebut Partainya Belum Dapat Kabar Soal "Reshuffle"

“IPW juga mencatat keberhasilan Korlantas Polri dalam mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Meskipun menghadapi arus mudik dan arus balik yang disebut sebagai salah satu yang terbesar sepanjang sejarah, pelaksanaan operasi berjalan dengan baik, relatif lancar, serta mampu meminimalkan kemacetan maupun gangguan lalu lintas yang berarti,” jelasnya.

Selain itu, keberhasilan serupa juga terlihat pada pelaksanaan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Berdasarkan catatan yang ada, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan sekitar 7 persen, sementara jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan hingga 27,12 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta pendekatan pelayanan yang diterapkan berjalan secara efektif.

“Kami berharap berbagai inovasi, budaya pelayanan yang humanis, transformasi digital, dan profesionalisme yang telah dibangun selama kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh Kakorlantas Polri yang baru, Irjen Pol. Wibowo,” harapnya.

Dengan demikian lanjut Sugeng, kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Korps Lalu Lintas, akan terus meningkat seiring hadirnya pelayanan yang semakin modern, transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

CBA akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewas KPK
Stifan Heriyanto Ajukan Praperadilan dan Lapor Balik Pelapor dalam Kasus BG di Depok
Humas Pemda: Di Antara Tugas Pokok dan Penyimpangan Fungsi
Tempatkan Polri Paling Korup di Asia Tenggara, Haidar Sebut Metodologi Indexmundi Tak Layak Jadi Rujukan
Kecewa Kepada Ketua DPD, Ratusan Kader Golkar Jabar Bakal ‘Bedol Desa’ ke PSI
JBJL 2026 Jadi Panggung Lahirnya Talenta Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Kasus Blueray: Benang Merah Menembus Banyak Seragam
Kasus John Field: Jalur Cepat Berbayar, Dugaan Keterlibatan Sejumlah Instansi Mulai Terbuka
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:54 WIB

CBA akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewas KPK

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Banyak Prestasi Selama Jabat Kakorlantas Polri, IPW Apresiasi Kinerja Irjen Agus Suryonugroho

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:32 WIB

Stifan Heriyanto Ajukan Praperadilan dan Lapor Balik Pelapor dalam Kasus BG di Depok

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:04 WIB

Tempatkan Polri Paling Korup di Asia Tenggara, Haidar Sebut Metodologi Indexmundi Tak Layak Jadi Rujukan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kecewa Kepada Ketua DPD, Ratusan Kader Golkar Jabar Bakal ‘Bedol Desa’ ke PSI

Berita Terbaru

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof. Didik J Rachbini (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Kalah oleh Vietnam, PMI Indonesia Turun ke Zona Bahaya

Minggu, 5 Jul 2026 - 21:11 WIB

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Hukum

CBA akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewas KPK

Minggu, 5 Jul 2026 - 20:54 WIB