Bertepatan Momen Pilkada, Fraksi PDIP Desak Peremajaan RT/RW dan LMK Ditunda

- Penulis

Senin, 7 Oktober 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dwi Rio Sambodo

Dwi Rio Sambodo

Jakarta, Mediakarya – Surat Edaran (SE) Sekda DKI Jakarta Nomor e-0010/SE/2024 tentang Pelaksanaan Pemilihan Anggota LMK Periode 2024-2029 dan Pergub Nomor 22/2022 Tentang RT/RW, mendapat sorotan tajam fraksi PDIP Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mendesak agar Peremajaan RT/RW dan LMK yang dilakukan secara serentak pada bulan oktober-Nopember 2024 ini ditunda terlebih dahulu karena bertepatan dengan momentum Pilkada DKI Jakarta.

“Peremajaan RT/RW & LMK hendaknya dilaksanakan setelah Pilkada Serentak 27 Nopember 2024, hal ini untuk mengantisipasi stabilitas Lingkungan karena tahapan pilkada DKI Jakarta sudah memasuki masa kampanye pasangan calon,” ujar Dwi Rio saat berbincang dengan Media Karya, Senin (7/10/2024).

Menurut politisi yang sudah 4 periode ngantor di Kebon Sirih ini sangat dimungkinkan ada irisan politisasi dalam proses peremajaan RT/RW dan LMK tersebut demi pemenangan salah satu paslon tertentu di wilayah tertentu.

Baca Juga:  PMPRI Ingatkan Wali Kota Bandung: Kepatuhan Pasal 33 Permendagri 23/2024 Harus Jadi Prioritas Isi Dirut Tirtawening

“Selain hal tersebut di atas, tahapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) sangat membutuhkan perhatian dan peran serta RT dan RW, jika terjadi peremajaan RT/RW maka dimungkinkan Ketua RT/RW yang baru terpilih (Non Incumbent) tidak cukup memahami kondisi data kependudukan warganya,” bebernya.

Kata Rio kondisi penundaan peremajaan RT/RW dan LMK ini sebenernya bukan hal baru, DKI Jakarta sudah pernah melakukan hal tersebut di tahun 2020 karena adanya pandemi Covid -19.

“Dan situasi Pilkada juga bisa disebut sebagai situasi yang post major sehingga bisa menjadi dasar penundaan peremajaan RT/RW dan LMK di DKI Jakarta,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Pras: Usia 500 Tahun Jakarta, Momentum Memperkuat Pondasi Pembangunan yang Beroientasi Pada Kesejahteraan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:59 WIB

BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?

Berita Terbaru