Diduga Terima Aliran Dana Rp4,7 Miliar, Kejari Kota Bekasi Didesak Periksa Wali Kota Bekasi Beserta Istri

- Editor

Kamis, 25 September 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Aksi teaterikal seorang dukun membakar kemenyan dan menyebarkan kembang 7 rupa mewarnai aksi unjuk rasa puluhan warga memakai kaos hitam dan membawa payung hitam di depan kantor Kejaksaan Negeri Bekasi di Jalan Veteran Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (25/9/2025).

Aksi unjuk rasa dari Aliansi Rakyat Miskin Kota ini dimaksudkan agar Kejari Kota Bekasi tidak mempan disantet dengan paket-paket pekerjaan tertentu atau uang suap yang bersifat ‘under table’ dalam menangani banyaknya dugaan Kasus korupsi yang membumi di Kota Patriot ini.

Korlap aksi Abel Sakti Mahasiswa STIE Mulya Pratama mengatakan bahwa penanganan kasus korupsi alat olahraga pada Dispora yang merugikan Keuangan Negara sebesar 4,7 milliar belum selesai hanya penetapan 3 tersangka AZ mantan, MAR mantan KabidDispora, dan M Dirut PT. CIA tetapi ada aktor intelektualnya dari kalangan elit eksekutif termasuk legislatif

“Pasca penetapan tersangka dan pemeriksaan anggota DPRD Kota Bekasi, 8 bulan penanganan kasus tidak ada perkembangan. Periksa dan Adili Walikota Bekasi dan istrinya karena diduga otak kasus ini dan menerima aliran 4,7 milliar. “Pesta Kepiting” adalah pintu masuk kedekatan Walikota dengan TU komisaris PT. CIA” tegas Abel yang kini menjabat Ketua BEM Mulya Pratama ini.

Selain itu, ia juga menyayangkan lambannya penanganan kasus yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi. Atas dasar itu, dia menjelaskan, tindakan ini bertentangan dengan agenda utama Presiden Prabowo terkait perang terhadap korupsi dan Instruksi Jaksa Agung ST Burhanuddin yang penanganan Kasus Korupsi di Daerah baik Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri akan dievaluasi.

Baca Juga:  Ricuh! Wartawan Nyaris Dikeroyok Saat Liput PPPSRS Apartemen The Elements, Proses Diduga Bermasalah

“Kami Bawa dukun agar Jaksa Jaksa tidak mempan diSantet oleh Koruptor – Koruptor Bekasi yang bersifat ‘Under Table’,” teriak Abel.

Dalam selembaran yang dibagikan Aliansi Masyarakat Miskin Kota Meminta Kejaksaan Negeri untuk Mengusut dan menuntaskan Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme

  1. Korupsi Alat Olahraga Dispora TA 2023
  2. Sewa dan Pemeliharaan Rumah Dinas Walikota TA 2023
  3. Mutasi Jabatan Adik Kandung Walikota jadi Kadinkes dan Adik Iparnya jadi
  4. Dana Hibah KONI dan KORMI Walikota dan Istri sebagai Ketua (Regulator – Operator) Dll

“Kami Mendesak Kejari tidak pandang Bulu, Periksa Walikota dan Istri atas dugaan Penyalahgunaan Wewenang untuk Kepentingan Pribadi dan Keluarga. Kejari jangan Banci!” Kata Orator Lain Aldo Ketua GMKI Kota Bekasi

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Riyan Anugerah menerima semua aspirasi para pengunjuk rasa. “Kami tampung semua aspirasi secara terbuka,” katanya di depan pendemo.

Tak berapa lama, massa pun bergerak menggunakan mobil pengeras suara. Sesampainya di depan tol Bekasi Barat massa membentangkan spanduk hitam berukuran panjang 25 meter dan bertuliskan “Periksa dan Adili Walikota, Istri dan Pejabat”, Massa aksi lainnya membagikan selembaran kepada pengguna jalan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
PMPRI Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Alkes APD di Kejati Sumut
Penjaga Rumah Mantan Jampidsus Ditemukan Tewas Mengenaskan Mulut dan Hidung Berbusa
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 17:32 WIB

PMPRI Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Alkes APD di Kejati Sumut

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

Penjaga Rumah Mantan Jampidsus Ditemukan Tewas Mengenaskan Mulut dan Hidung Berbusa

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB

Opini

Nasionalisme Bung Karno: Perspektif Sosiologi Politik

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:42 WIB