Haji Rasyidi Pertanyakan Keberadaan Bus Anti Korupsi

- Editor

Kamis, 11 Mei 2023 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Keberadaan mobil bus anti korupsi yang beberapa hari lalu berseliweran di sejumlah ruas jalan Jakarta menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Keberadaan bus anti korupsi itu hanya sebagai sarana sosialisasi atau fasilitas masyarakat untuk mengadukan temuan tindak pidana korupsi di Jakarta.

Hal itu yang disampaikan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Rasyidi saat berbincang dengan wartawan, Kamis (11/5).

“Hingga kini. Saya masih belum mengetahui apakah keberadaan mobil bus tersebut untuk sekedar sosialisasi atau tempat pelaporan adanya dugaan korupsi di lapisan terbawah,” ujar Rasyidi.

Jika hal itu untuk menerima laporan. Rasyidi menilai itu akan menimbulkan kekisruhan di masyarakat.

Baca Juga:  Kasus Persetubuhan Anak Di Bawah Umur Kembali Terjadi Di Kota Bekasi

“Saya khawatir justru akan menimbulkan fitnah karena akan ada laporan yang tanpa data. Itu yang harus diantisipasi,” katanya.

Karenanya, Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI itu pun tidak ingin berspekulasi terhadap keberadaan mobil bus anti korupsi yang diluncurkan Pemda DKI Jakarta. Apalagi, dikatakan Rasyidi dalam hal membahas persoalan diperlukan data yang akurat dan tidak terbantahkan.

“Kalau saya ditanyakan efektifitas dari keberadaan mobil bus anti korupsi. Kita lihat saja kedepannya, tentunya Pemda akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan bus anti korupsi tersebut,” ungkapnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?
Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal
Komisi IV DPRD Bekasi: Tak Dibenarkan Dirut RSUD CAM Potong Remunerasi dan Intimidasi Karyawan
Tata Kelola RSUD CAM Kota Bekasi Disorot, Pegawai Mengeluh Tekanan Kerja Hingga Dugaan Pemotongan Remunerasi
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal

Berita Terbaru