IAW Sebut Polri Tengah Alami Krisis Multidimensi Dalam 10 Tahun Terakhir

- Editor

Senin, 16 Juni 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iskandar Sitorus dan Ucok Sky Khadafi saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media di Bareskrim Polri. Foto: Mediakarya

Iskandar Sitorus dan Ucok Sky Khadafi saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media di Bareskrim Polri. Foto: Mediakarya

JAKARTA, Mediakarya – Memasuki usianya yang ke 79 tahun, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadapi krisis multidimensi dalam satu dekade terakhir (2015-2025), meliputi korupsi sistemik, kekerasan, dan kegagalan reformasi. Temuan ini didukung data BPK, putusan pengadilan, serta kritik langsung Presiden Prabowo Subianto.

Sebagaimana laporan yang dikeluarkan Indonesia Audit Watch (IAW) ditemukan sejumlah fakta kekerasan dan Represi yang dilakukan institusi Polri.

Dari Bom Polsek Astana Anyar (2022): 11 luka-luka dan 2 tewas (termasuk anggota polisi) dalam insiden yang dipicu protes terhadap represivitas aparat (Komnas HAM No. 045/LAP/XI/2022). Penyiksaan Pekerja Tambang (2021)*m: Polisi memukuli warga hingga cacat di Sulawesi (Putusan PN Palu No. 127/Pid.B/2021). Hingga Pengakuan Paksa (2023): LBH Surabaya menemukan 7 kasus pengakuan di bawah penyiksaan dalam kasus pencurian di Jawa Timur.

Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus mengungkapkan, bahwa laporan korupsi dan kelalaian yang dilakukan Polri meliputi; Suap Polres Jaksel (2023): AKBP Bintoro divonis 5 tahun penjara atas kasus suap Rp1,3 miliar (Putusan PN Jaksel No. 89/Pid.Sus/2023). Tragedi Kanjuruhan (2022): 135 tewas akibat penggunaan 45 canister gas air mata berlebihan. Empat petugas Polres Malang dihukum 2-4 tahun (Putusan MA No. 12P/HUM/2023).

Baca Juga:  IPW Dorong Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus

Selain itu, krisis kepercayaan publik terhadap Polri pada posisi paling rendah sepanjang kepemompinan korps Bhayangkara itu. Survei LSI (Juni 2024) menunjukkan 54% masyarakat tidak percaya pada Polri, pasca kasus Brigadir J (2022) yang menjerat Ferdy Sambo dengan vonis seumur hidup (Putusan MA No. 48P/HUM/2023).

Temuan Audit BPK

Pengadaan Fiktif: Kerugian Rp1,2 triliun (LHP BPK No. 07/LHP/V/04/2019). Mark-Up Senjata: Harga pistol naik 300% dari Rp15 juta menjadi Rp60 juta/unit (LHP BPK No. 14/LHP/VIII/09/2020). Aset Hilang: 56 kendaraan dinas senilai Rp45 miliar tidak terlacak (LHP BPK No. 05/LHP/III/02/2017).

Kritik Dari Presiden Prabowo Kepada Polri

30 Juni 2024; “Polri jangan jadi pelindung cukong dan preman!” 15 Januari 2025: “12 anggota Polri terlibat narkoba. Memalukan!”

1 Juli 2025:”Bangga seragam tapi korupsi jalan terus.”.

Karena itu IAW memberikan rekomendasi dan reformasi, dengan mengusulkan: 1. Audit eksternal kolaboratif BPK-KPK-LSM. 2. Pemecatan tegas, bukan mutasi (hanya 88 anggota dipecat pada 2025). 3. Digitalisasi blockchain untuk transparansi anggaran.

“Reformasi bukan pilihan, tapi keharusan. Polri harus membuktikan diri sebagai pelindung, bukan predator,” tegas Iskandar Sitorus. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk
IPW Desak Bareskrim Polri Usut Pelaku Pembubaran Jemaat GKPI di Tangerang
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:45 WIB

Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Rabu, 23 September 2026 - 09:17 WIB

KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB