Jokowi Instruksikan Jajarannya Cegah Transmisi Lokal Kasus Covid-19

- Penulis

Senin, 31 Januari 2022 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Ist)

Presiden Joko Widodo (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk mencegah transmisi lokal kasus Covid-19 di dalam negeri, khususnya di enam provinsi yang menjadi penyumbang kasus aktif terbesar di Indonesia. Dengan adanya peningkatan kasus positif saat ini, Jokowi berharap masyarakat tetap tenang dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Tetap tenang, tidak usah panik tapi harus tetap waspada, kemudian juga disiplin protokol kesehatan bersama TNI dan Polri terutama 3M yang masif, dan juga pelacakan kontak erat, ini seperti yang sudah kita lakukan,” kata Jokowi saat rapat terbatas PPKM melalui konferensi video dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dikutip dari siaran resmi Istana, Senin (31/1).

Dikabarkan dari republika, Jokowi pun mengingatkan pentingnya disiplin dalam melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk kedatangan dan pelaksanaan proses karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri sesuai aturan yang ditetapkan. Selain itu, ia juga menginstruksikan jajarannya agar melakukan pendekatan penanganan yang berbeda terhadap kenaikan kasus Covid-19 saat ini, khususnya varian Omicron.

Baca Juga:  Ibadah Qurban Dalam Perspektif Sosial Politik

Presiden menilai perlunya melakukan penguatan di sisi hilir sebagai upaya penanganan jangka pendek terhadap kenaikan varian Omicron. Masyarakat yang positif tanpa mengalami gejala dapat melakukan karantina mandiri setelah berkonsultasi dengan dokter. Ia juga meminta agar stok obat-obatan di apotek terus dipastikan keberadaannya.

“Dalam jangka pendek kita harus memperkuat bagian di hilir, sosialisasi, edukasi yang masif untuk masyarakat yang positif tanpa gejala untuk melakukan karantina mandiri dengan konsultasi dokter secara mandiri di puskesmas, di faskes, atau melalui telemedicine,” ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta jajarannya agar mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di seluruh Tanah Air.

“Terkait dengan vaksin, saya minta terus dipercepat vaksinasi yang satu, dua, tetapi juga saya minta vaksinasi booster juga terus dipercepat, utamanya capaian vaksinasi bagi anak 6-11 tahun dan bagi lansia,” kata dia.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemkot Masih Ragu Dengan Tindakan Tegas, Tanggul GGC Tetap Berdiri
Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional
Bupati Tabanan Buka Parade Gebogan dan Baleganjur 2026 di Ulun Danu–The Blooms, Dorong Wisata Budaya Bali
HUT Jakarta ke 499, Gubernur Pramono Beberkan Keberhasilan di Depan DPRD
Hanya Fokus pada Satu Warna, KPK Dituding Gagal Sidik Kasus Tipikor Bea Cukai
Interpol Polri Berhasil Pulangkan Buronan Red Notice Dari Maroko
Kasus Dugaan Suap DJBC, Saksi Ungkap Ada Aliran Dana ke Institusi “Cokelat”
TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:09 WIB

Pemkot Masih Ragu Dengan Tindakan Tegas, Tanggul GGC Tetap Berdiri

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:58 WIB

Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 20:40 WIB

Bupati Tabanan Buka Parade Gebogan dan Baleganjur 2026 di Ulun Danu–The Blooms, Dorong Wisata Budaya Bali

Senin, 22 Juni 2026 - 17:24 WIB

HUT Jakarta ke 499, Gubernur Pramono Beberkan Keberhasilan di Depan DPRD

Senin, 22 Juni 2026 - 16:35 WIB

Hanya Fokus pada Satu Warna, KPK Dituding Gagal Sidik Kasus Tipikor Bea Cukai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah menyoroti PRJ. (Foto: dri)

DKI

Banyak Keluhan, PRJ Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:32 WIB