Made Sada Menyarankan Pemrov Bali, Menunda Penutupan TPA Suwung Sampai Pembangunan PSEL Beroperasi Tahun 2026

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BADUNG, Mediakarya – Ketua Komisi II DPRD Badung dari Partai Demokrat I Made Sada, A.Md.Par., S.H mengatakan, persoalan sampah di Bali di tahun 2026 akan segera bisa tertasi dengan baik.

Karena Pemerintah Provinsi (Pemrov) Bali pada tahun 2026 sudah mewacanakan untuk menyediakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah baru di kawasan Pelindo yang diperkirakan luas tanahnya seluas 6H.

“Mengenai TPA sampah baru yang akan dibuat nanti sudah menjadi program Pemerintah Pusat dari Kementrian Lingkungan Hidup,” katanya, Jumat (7/11/2025).

Sementara untuk perosalan sampah yang ada di TPA Suwung yang di tutup hingga 31 Desember 2025 oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Kami dari Komisi II DPRD Badung berharap supaya penutupan TPA Suwung bisa ditunda dulu sampai Pembangunan PSEL (Waste to Energy) bisa beroperasi di tahun 2026 mendatang.

Sebelum nantinya bisa terealisasi Pembangunan PSEL, diharapkan Pemrov Bali sementara bisa membuka kembali TPA Suwung.

Baca Juga:  Pejabat Negara Harus Kirim Surat Cuti Minimal 3 Hari Sebelum Kampanye

Itu juga sesuai saran dan masukan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat.

Made Sada juga menghimbau kepada masyarakat supaya kedepannya bisa melakukan pemilahan sampah mandiri di rumah yakni, untuk sampah an organik bisa dipilah, dan dijadikan barang yang memiliki nilai ekonomis.

“Untuk sampah organik bisa dibuatkan teba modern, dan sampahnya bisa ditimbun dinteba modern untuk nantinya bisa menghasilkan pupuk,” terangnya.

Ditambahkan, Kabupaten Badung sendiri dalam mengatasi persolan sampah juga sudah mengkondisikan dengan baik Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Sudah ada 45 desa di Kabupaten Badung sudah memiliki TPS3R, dan kedepanya di tahun 2026 sudah semua desa memiliki TPS3R untuk bisa mengatasi persoalan sampah.

“Jika sampah bisa diatasi dengan baik di Bali, maka dipastikan kunjungan wisatawan akan bisa lebih meningkat,” pungkasnya. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

ITPLN Resmi Buka Jalan Karier Lulusan Teknik ke Jepang
Pemkab. Nias Selatan : Bukti Lunas PBB dan PKB Jadi Syarat Pelayanan Publik
PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal
Yayasan di Bekasi Minta Dedi Mulyadi Bantu Kosongkan Lahan yang Dipakai Kantor RW
Penertiban Lapak di Bahu Jalan Amandraya, Diwarnai Kericuhan
Biaya Politik Mahal jadi Pemiicu Maraknya Korupsi di Indonesia
Pasca Reformasi 98: Demokrasi Makin Menjauh, Semangat Perubahan Kian Dipinggirkan
Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB

ITPLN Resmi Buka Jalan Karier Lulusan Teknik ke Jepang

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pemkab. Nias Selatan : Bukti Lunas PBB dan PKB Jadi Syarat Pelayanan Publik

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:05 WIB

PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:22 WIB

Yayasan di Bekasi Minta Dedi Mulyadi Bantu Kosongkan Lahan yang Dipakai Kantor RW

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Penertiban Lapak di Bahu Jalan Amandraya, Diwarnai Kericuhan

Berita Terbaru

Koperasi Desa Merah Putih  (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:16 WIB

ITPLN membuka peluang karier di Jepang bagi mahasiswa dan alumni teknik. (Foto: dok ITPLN)

Daerah

ITPLN Resmi Buka Jalan Karier Lulusan Teknik ke Jepang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB