Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Nias Buntu, Pemuda Peduli Nias Desak Kapolri Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NIAS SELATAN, Mediakarya– Lambatnya pengungkapan kasus pembunuhan keji yang menimpa Agnis Jance Zebua (17), siswi SMKN 1 Alasa Talumuzoi di Nias Utara, memicu reaksi keras dari kalangan kepemudaan.

Ketua Umum Pemuda Peduli Nias, Evan Zebua, mendesak Kapolri dan Kabareskrim Polri untuk segera menurunkan tim ahli dari Mabes Polri guna mengambil alih atau mengasistensi penuh penyelidikan kasus ini.

Desakan ini muncul karena pelaku utama belum juga terungkap, meski kasus telah bergulir sejak jenazah korban ditemukan pada 15 Mei 2026 lalu di Desa Hilina’a. Polres Nias bersama Polda Sumatera Utara tercatat sudah memeriksa sedikitnya 53 saksi, namun penyidikan dinilai belum membuahkan hasil yang memuaskan rasa keadilan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah kepolisian daerah. Namun, melihat adanya jalan buntu dalam menetapkan tersangka, kami meminta Kapolri dan Kabareskrim menurunkan tim ahli Scientific Crime Investigation (SCI) serta tim siber terbaik dari Mabes Polri Jakarta ke tanah Nias,” ujar Evan Zebua dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/7/26).

Baca Juga:  HMI Cabang Sukabumi Kecam Dugaan Penyelewengan Dana BOS dan Siswa Fiktif di PKBM, Dinas Pendidikan Membantah

Evan menekankan pentingnya penerapan forensik digital untuk melacak rekam jejak digital dan komunikasi terakhir korban. Tim ahli dari Jakarta dinilai memiliki kapasitas lebih kuat untuk berkoordinasi langsung dengan provider seluler dan pihak Meta guna membuka tabir misteri ini.

Berdasarkan hasil autopsi Tim Forensik RS Bhayangkara Medan, Agnis Jance Zebua dipastikan meninggal akibat kehabisan napas karena cekikan di leher, serta mengalami luka lebam akibat kekerasan fisik.

Evan menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan pembunuhan berencana yang sangat keji terhadap generasi masa depan Nias.

Gelombang aksi solidaritas dari pemuda dan mahasiswa Nias pun terus meluas, mulai dari unjuk rasa di Mabes Polri Jakarta hingga aksi seribu lilin di Medan. Pemuda Peduli Nias menyatakan berkomitmen penuh untuk terus mengawal kasus ini demi menegakkan keadilan bagi mendiang Agnis dan keluarganya.(Nan)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias
Mantan Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh Kejari
Pembangunan RSUD Cerah Medika Belum Rampung, Ketua PPN Nias Barat Ingatkan Publik Tak Terkecoh Opini Menyesatkan
Kasus Pengeroyokan Temui Titik Terang, Tiga Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Lolowau
Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru
Tanggul Setinggi Hampir 2 Meter Di GGC, Akhirnya Dibongkar Paksa Pemkot Bekasi
Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata
Puluhan Wartawan Nias Selatan Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Kadis Kominfo Dicopoti
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:23 WIB

Mantan Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh Kejari

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pembangunan RSUD Cerah Medika Belum Rampung, Ketua PPN Nias Barat Ingatkan Publik Tak Terkecoh Opini Menyesatkan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:22 WIB

Kasus Pengeroyokan Temui Titik Terang, Tiga Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Lolowau

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru

Berita Terbaru